Perwira Polisi Dikeroyok Sampai Masuk Rumah Sakit


SLEMAN (MERAPI)- Nasib apes dialami oleh anggota Polda Papua, Kompol Suheriadi. Dia dianiaya oleh orang tidak dikenal saat akan menangkap seorang tersangka di wilayah Berbah, Sleman, Minggu (10/1) dini hari. Hingga Senin (11/1), korban masih dirawat di rumah sakit dan para pelakunya tengah diburu.
Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto kepada wartawan membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan, pengeroyokan yang menimpa Kasubdit Cyber Polda Papua ini, masih diidentifikasi siapa saja para pelaku yang terlibat dalam kejadian itu.
Sehingga untuk perkembangannya, dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. “Identitas pelaku penganiayaan saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” beber AKP Anton, saat dikonfirmasi kemarin. Mengenai motif dan ciri pelaku, AKBP Anton pun belum bisa memberikan penjelasan secara detail, ia hanya meminta media bersabar karena polisi tengah melakukan penyelidikan.

Kendati demikian, untuk kondisi korban, menurut AKBP Anton sampai sekarang yang bersangkutan masih dilakukan perawatan. “Mohon doanya saja agar segera pulih,” tandasnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas itu terjadi di wilayah Berbah, Sleman. Awalnya pada Minggu dinihari korban bermaksud menangkap seorang pelaku kejahatan cyber yang dilaporkan di Papua. Saat akan menangkap tersangka di Berbah, terjadi perlawanan hingga dia dikeroyok orang tidak dikenal. Korban kalah jumlah dan dia pun tak kuasa melawan. Usai mengeroyok korban, para pelaku pun kabur.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga saat ini, petugas masih terus bekerja di lapangan guna memburu pelakunya.

Kapolsek Berbah Kompol Eko Wahyu yang dikonfirmasi Minggu (10/1) juga membenarkan peristiwa tersebut berada di wilayah Berbah. Kendati demikian, pihaknya tidak berkomentar banyak terkait penganiayaan yang menimpa anggota Polisi dari Polda Papua itu. Kompol Eko menyatakan saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polres Sleman dan Polda DIY.
“Perkara itu sudah ditangani Polda DIY, sehingga untuk keterangan yang memberikan Polda,” ucapnya singkat.(Shn)

Read previous post:
PTKM DIMULAI, SATPOL PP AWASI PELANGGARAN-PKL Kuliner Malioboro Pilih Libur 2 Minggu

Close