Beli Pistol Rp 2,3 Juta untuk Merampok Uang Rp 2,7 Juta

TEMANGGUNG (MERAPI)- Perampok bersenjatakan pistol airsoft gun, Ek (26) warga Lingkungan Gemoh Kelurahan Butuh Temanggung, ditangkap polisi dalam sebuah operasi penangkapan, Minggu (3/1). Dia cukup nekat karena mengobral tembakan saat beraksi. Pistol itu dibeli pelaku Rp 2,3 juta dan dipakai merampas uang Rp 2,7 juta.
Petugas menyita sejumlah barang bukti kejahatan seperti pistol airsoft gun beserta peluru, uang hasil kejahatan, puluhan pil daftar G (koplo) dan sepeda motor.
Kapolres Temanggung AKPB Benny Setyowadi mengatakan, Ek dan seorang rekannya Dm pada Senin (14/12/2020) sekitar pukul 19.30 beraksi di sebuah minimarket di Kranggan tepatnya di Jalan Raya Kranggan – Secang Dusun Ngepoh Kranggan, Temanggung.

“Tersangka Ek masuk ke dalam minimarket lalu mengancam menggunakan senjata pistol airsoft gun yang ditodongkan kepada kasir. Dm berada di luar. Dia ada di atas sepeda motor bersiap kabur,” kata dia, Minggu (3/1).
Dia mengatakan semula kasir tidak menyerahkan pecahan Rp 100 ribu, namun setelah tersangka meletuskan pistol ke atas, kasir akhirnya menyerahkan uang pecahan Rp 100 ribu. Total pada aksi itu mereka mendapatkan Rp 2.700.000.
Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri menambahkan bermodal rekaman CCTV, petugas berhasil mengenali pelaku, yang selanjutnya dilakukan penangkapan. “Namun Dm belum berhasil ditangkap karena melarikan diri keluar kota,” jelasnya.

Saat penangkapan Ek, dikatakannya, petugas mendapatkan pil daftar hitam, yakni 11 butir Atarax 1 Alprazolam dan 24 butir Riklona 2 Clonazepam, yang disimpan di balik baju dan rumahnya. Dikatakan tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, dan pasal 62, subsidair pasal 60 ayat 2 dan ayat 4 UU no 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.
Tersangka Ek mengatakan melakukan kejahatan karena terdesak kebutuhan hidup. Hasil kejahatan dibagi dua, dan untuk dirinya tersisa Rp 1.150.00 setelah dipergunakan untuk membeli sejumlah keperluan hidup. “Saya juga simpan dan konsumsi pil terlarang,” kata residivis penganiayaan itu.
Dia menyampaikan senjata air softgun yang digunakan beraksi didapatkan dari membeli di internet seharga Rp 2,3 juta. Senjata baru kali itu digunakan.(Osy)

Read previous post:
Januari-Februari Curah Hujan Diperkirakan Meningkat

SUKOHARJO (MERAPI) - Curah hujan pada Januari hingga Februari mendatang diperkirakan terus mengalami peningkatan. Masyarakat diminta waspada karena dua bulan

Close