Terjebak Api, 3 Penghuni Kos Tewas Terpanggang

SUKOHARJO (MERAPI)- Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah kos di Desa Singopuran Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jumat (25/12). Tiga anak kos yang terjebak api tewas terpanggang. Hingga kemarin, polisi dan pihak terkait masih menyelidiki penyebab api.
Menurut keterangan, dua orang korban merupakan perempuan dan satu korban laki-laki. Proses pemadaman api dilakukan oleh petugas dengan mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo dan dibantu dari Kota Solo.

Rumah kos yang terbakar diketahui milik Suwarji Teguh Saputro (40) dan Dwi Wahyuti (39). “Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB,” ujar pemilik rumah kos Suwarji Teguh. Dia mengatakan, kronologis kejadian bermula saat dia sedang membungkus pakaian laundry dan tiba-tiba melihat kepulan asap dari tempat parkir motor dekat tangga. Suwarji Teguh penasaran dan kemudian mendekat. Ketika itu dilihat api sudah membakar hebat. Kebakaran tersebut membuatnya lari keluar rumah sambil meminta tolong pada warga sekitar. Oleh warga kebakaran tersebut dilaporkan ke petugas terkait untuk mendapat penanganan.
Penghuni kos juga ikut keluar setelah mendengar teriakan kebakaran dan kepulan asap. Usaha pemadaman dilakukan penghuni kos dan warga menggunakan peralatan seadanya. Tak berapa lama, sejumlah mobil pemadam kebakaran datang. Saat api mulai bisa dijinakkan, petugas dan warga masuk ke dalam kos-kosan. Saat itu warga melihat dua orang sudah meninggal dengan keadaan terbakar di bawah tangga. Warga juga menemukan satu orang lagi meninggal di lantai atas.

“Proses pemadaman kebakaran dibantu mobil pemadam kebakaran. Setelah dipastikan api padam, petugas masuk dan menemukan ada tiga orang terbakar meninggal dunia di dalam,” ujarnya.
Ketua RT 2 RW 4 Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura, Yulianto menambahkan, kamar kos yang terbakar memiliki 10 unit kamar. Dari jumlah tersebut sebanyak tujuh kamar terisi. Rumah kos baru buka sekitar tiga tahun terakhir.
“Kebakaran rumah kos menyebabkan korban jiwa penghuni kos. Dua korban meninggal baru menempati kamar kos dan belum sempat memberi identitas. Sedangkan satu penghuni kos lama yang jadi korban identitasnya DA,” ujarnya.
Yulianto mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kebakaran rumah kos. Sebab sumber api belum dipastikan dari mana sehingga menyebabkan korban jiwa. “Dugaan api masih simpang siur, masih diselidiki petugas,” lanjutnya.

Dalam kebakaran rumah kos tersebut selain mengakibatkan tiga korban jiwa juga kerugian materi. Sebab bangunan rumah kos terbakar termasuk juga beberapa sepeda motor dan sepeda angin ikut hangus.
Informasi dari warga diketahui ketiga korban meninggal kebakaran rumah kos merupakan dua orang perempuan berinisial YA (20) dan DA (19). Sedangkan satu orang lagi laki-laki belum diketahui identitasnya. Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap identitas korban.
Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono mengatakan, dalam sehari kemarin, ada dua kejadian kebakaran yakni di Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura dan Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.
“Proses pemadaman kebakaran di dua lokasi sudah dilakukan dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran Sukoharjo dan dibantu dari Kota Solo,” ujarnya.(Mam)

Read previous post:
SMA Muhi Buka Kelas Internasional Program GAC dan Unggulan Tahfidz

YOGYA (MERAPI) - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Muhi) membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang I tahun ajaran2021/2022, 21

Close