2 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Jalan Solo

DEPOK (MERAPI)- Sebanyak 186 karton berwarna cokelat berisi 2.976.000 batang rokok merek Coffee Stik, disita oleh Tim Gabungan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama KPPBC TMP B Yogyakarta.
Petugas terpaksa menyita ribuan rokok yang diangkut menggunakan truk itu karena tidak ada pita cukai.
Dari keterangan sopir truk, MJ (48), bahwa ia memuat rokok itu dari Sidoarjo akan dibawa ke Pekanbaru. Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta, Hengky Aritonang kepada wartawan, Jumat (11/12) menjelaskan, penindakan bermula dari infomasi masyarakat terkait pemuatan rokok ilegal yang akan melintasi wilayah Yogya.

“Kami dapat informasi masyarakat, lalu kita hentikan dan pemeriksaan terhadap sebuah truk saat melintas di Jalan Solo, Purwomartani, Kalasan. Kita berhasil dapatkan rokok tanpa pita cukai tersebut,” katanya.
Dikatakan, untuk mengelabui petugas, dalam surat jalan diberitahukan jika muatan truk adalah kerupuk. Namun petugas tidak begitu saja percaya dengan ucapan pelaku, dan langsung melakukan penggeledahan.
“Terhadap sopir dan barang, langsung kita bawa ke Kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” ucapnya.

Akibat Pengiriman rokok polos tersebut mengakibatkan belum terpenuhinya pungutan negara di bidang cukai dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,7 miliar. Menurut Hengky, atas perbuatannya pelaku melanggar ketentuan di bidang cukai sebagaimana diatur dalam Pasal 54 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai ancaman penjara paling singkat 1 tahun dan maksimal 5 tahun dan atau denda minimal 2 kali nilai cukai dan maksimal 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (Shn)

Read previous post:
Anggota KPPS Positif Corona Saat Bertugas di TPS

Close