Posko Aman J3K Pastikan Mitra Driver Bisa Narik Aman dan Nyaman

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Melalui inisiatif J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan, Gojek berusaha seluruh ekosistemnya mengedepankan ketiga aspek tersebut agar penggunanya merasa nyaman dan aman menjalani aktivitas di masa adaptasi kebiasaan baru.

District Head Gojek Yogyakarta & Semarang, Ridzky Novasandro mengutarakan, terdapat enam Posko Aman yang wajib didatangi mitra driver GoRide dan GoCar setiap secara berkala untuk memastikan mereka sudah menerapkan protokol kesehatan. Posko-posko tersebut terletak di Kantor Gojek Yogya, Taman Kuliner Condong Catur, Kodim 0734 Yogyakarta, Koramil Tegalrejo dan Koramil Mantrijeron.

“Tiap posko perharinya diakses sekitar 200 mitra driver. Jadi jika ditotal ada sekitar 1.200 mitra GoRide dan GoCar yang setiap hari mengakses Posko Aman J3K di enam tempat tersebut. Mereka diukur suhu tubuhnya, dan disemprot disinfektan dengan Dettol, serta sebulan sekali harus mengambil sanitasi kit yang berisi masker dan panyanitasi tangan. Bila mitra Gojek tidak melakukan cek suhu tubuh dan disinfeksi kendaraan di posko aman, maka mitra tersebut otomatis tidak dapat mengambil pesanan dari pengguna,” kata Ridzky didampingi Regional Manager Corporate Affairs Jateng DIY Gojek, Guntur Arbiansyah di Posko Aman J3K Taman Kuliner Concong Catur, Kamis (3/12) .

Menurutnya, Gojek juga sedang menguji coba sekat pemisah yang digendong driver GoRide di Yogya. Sekat yang dirancang ergonomis ini nantinya akan diperbanyak, lantaran aktivitas membawa penumpang juga semakin meningkat. Terutama di lokasi objek wisata, tempat kuliner atau kawasan yang dekat dengan kampus yang sudah membuka kuliah tatap muka.

“Adapun sekat pemisah antara pengemudi GoCar, dan penumpang di mobil juga sudah dilakukan. Kami ingin memastikan pengguna GoRide dan GoCar tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Tidak hanya bagi pelanggan, Gojek juga meluncurkan Fitur Ceklis Protokol J3K dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver sebagai syarat wajib setiap akan beroperasi. Di fitur Ceklis Protokol J3K, mitra wajib menyatakan bahwa ia dalam keadaan sehat, rutin mencuci tangan, telah mendisinfeksi kendaraan, akan menjaga jarak selagi menunggu orderan, dan menggunakan masker. Kemudian, mitra driver diwajibkan melakukan foto Verifikasi Masker dengan cara berfoto selfie guna memastikan bahwa ia menggunakan masker dengan cara yang tepat dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Komitmen ini semakin diperkuat dengan penggunaan face shield pada helm bagi mitra GoRide untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna layanan transportasi GoRide.

Wahyudi (30), seorang driver GoRide warga Kalasan Sleman, merasa lebih aman dan nyaman setelah Gojek menerapkan Posko Aman. Ia juga tidak keberatan meski harus menggendong sekat pemisah serta memakai tambahan face shield pada helm.

“Karena kita kan gak tahu, penumpangnya dari mana saja,” kata Wahyudi yang narik ojek online dari 2016.

Di sisi lain, Manager Operasional Restoran Bale Timoho, Dading Suryapradja menyampaikan, Gojek juga berupaya membantu agar mitra GoFood menerapkan protokol kesehatan.

“Selain kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker dan sarung tangan saat mempersiapkan makanan, GoFood turut membantu kami dalam penyediaan sanitasi kit berupa hand sanitizer dan sabun cuci tangan, serta segel pengaman untuk menjaga makanan tetap higienis saat dipesan oleh pelanggan GoFood,” ujar Dading. (*)

 

 

 

Read previous post:
Residivis Menjambret untuk Cukupi Biaya Hidup 3 Anak

Close