Bakul Soto Ditikam Belati 21 Kali


WONOSARI (MERAPI)-Tersangka MAW dan DL menghabisi korban Sugiyanto (52) warga Padukuhan Ngasemrejo, Ngawu, Playen, Gunungkidul dengan sadis. Demi merampas uang Rp 1,6 juta, kedua pelaku menikam korban hingga berulang kali.
“Pelaku menghujani korban dengan 21 tusukan senjata sajam,” ujar Kasat Reskrim Polres Gunungkidul Iptu Riyan Permana saat dikonfirmasi wartawan Selasa (24/11). Dia menyatakan bahwa pembunuhan sadis itu berhasil diungkap aparat gabungan dari Polda DIY dan Satreskrim Polres Gunungkidul. Dari hasil pengembangan, ujar Riyan, aksi pembegalan sudah direncanakan kedua pelaku. Yakni bermula saat kedua tersangka awalnya berniat menagih utang di wilayah Sleman pada 10 November malam.

Namun karena suatu hal, akhirnya mereka mengurungkan niat itu. Berbekal senjata tajam, mereka pun mencari sasaran perampokan di wilayah sepi. “Kedua pelaku berbekal senjata tajam jenis belati yang dipinjam dari teman mereka,” jelas Riyan. Sampai akhirnya kedua pelaku berhenti di Jalan Yogya-Wonosari Km 22 tikungan Irungpetruk, Karangsari, Nglanggeran, Patuk pada Rabu 11 November dinihari. Saat itulah mereka lalu berpapasan dengan korban yang mengendarai motor sendirian dari arah Wonosari tujuan Yogyakarta. Kendaraan korban kemudian dipepet. Korban pun kaget hingga oleng dan jatuh.

Dalam kondisi korban lengah, keduanya langsung menikam korban belasan kali. Penjual soto ini ambruk. Darah mengucur deras dan dia akhirnya tewas. “Setelah korban dalam keadaan tidak berdaya berlumuran darah, tersangka merampas uang yang berada di dalam dompet dan kabur ke arah Yogya,” sebut Riyan.
Seperti diketahui, Petugas Polres Gunungkidul membongkar kasus pembunuhan terhadap seorang pedagang soto Sugiyanto (52) warga Padukuhan Ngasemrejo, Ngawu, Playen yang mayatnya ditemukan bersimbah darah di Jalan Wonosari-Yogya Km 22 tikungan Irungpetruk, Patuk. Dua orang berhasil diamankan. Pelaku diketahui membunuh korban karena ingin merampas uang di dalam dompet senilai Rp 1,6 juta.(Pur)

Read previous post:
DIY Usulkan Tambahan 200 Tenaga Kesehatan

Close