Jejak Diduga Tapak Kaki Harimau Terlihat di Jalur Evakuasi Merapi

CANGKRINGAN (SLEMAN)- Tapak kaki yang diduga harimau muncul di Lereng Gunug Merapi, tepatnya di jalur evakuasi di Dusun Ngancar, Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Senin (23/11) siang. Hingga kemarin, Pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TMGM) masih melakukan kajian terkait informasi temuan jejak tapak satwa yang diduga macan tersebut.
Kapolsek Cangkringan AKP Samiyono yang dikonfirmasi semalam membenarkan kejadian itu. “Informasinya memang demikian (ada jejak harimau). Untuk lengkapnya silakan hubungi Bhabinkamtibmas,” jelas AKP Samiyono.
Sementara itu dari informasi di lokasi kejadian, jejak kaki itu tercetak jelas di jalan beton jalur evakuasi Merapi yang baru saja dibangun oleh warga di Padukuhan Ngancar, Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Warga pun heboh kemarin siang sekitar pukul 12.15 WIB. Dari pengamatan warga, jejak kaki itu terlihat jelas di jalur evakuasi. Diduga sebelum beton mengeras, satwa liar itu melintas dan meninggalkan jejak di permukaan jalan beton.

Jejak kaki yang tercetak juga jumlahnya cukup banyak. Ukurannya juga bervariasi, mulai dari yang besar hingga berukuran kecil. Berdasarkan informasi di Koramil Cangkringan, jejak itu ditemukan warga pada Jumat (20/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu pekerja yang membangun jalur evakuasi hendak beres-beres dan melihat jejak mirip harimau di atas beton. Pekerja dan warga pun kaget hingga menghubungi aparat setempat.
“Jejak itu pertama kali diketahui setelah pekerja di jalur evakuasi selesai melakukan pengecoran,” kata sumber tersebut.

Hingga kemarin pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TMGM) belum memberikan keterangan resmi terkait temuan ini. Seperti diketahui, satwa di lereng Merapi memang sering turun ke lereng gunung saat aktivitas Merapi meningkat. Beberapa waktu lalu, beberapa ekor kera terlihat turun sampai permukiman warga.(Shn)

Read previous post:
POSITIF CORONA DI DIY TAMBAH 82 KASUS-Takut Dikarantina, Banyak Warga Tolak Tes Swab

Close