RUMAH TERBAKAR DIPICU KORSLETING KIPAS ANGIN-Terjatuh Saat Selamatkan Diri, Nenek Luka Pendarahan Kepala

SLEMAN (MERAPI)- Panik karena berusaha menyelamatkan diri saat rumahnya terbakar, seorang nenek bernama Lie (80) warga Beran Kidul, Tridadi, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terjatuh, Senin (23/11) pagi. Korban mengalami luka parah di kepala. Kebakaran diduga dipicu korsleting di kipas angin.
Seorang tetangga korban bernama Rudi (42) mengatakan, peristiwa terjadi Senin sekitar pukul 07.00 WIB. Saat kebakaran berlangsung, nenek Lie masih berada di dalam kamarnya dan terlelap tidur.
“Ibu Lie berusaha menyelamatkan namun terpeleset di lantai sampai mengalami luka dan pendarahan di kepala,” kata Rudi. Dikatakan, peristiwa bermula ketika salah seorang warga melihat adanya kepulan asap hitam di atas rumah korban. Karena khawatir, saksi menghubungi tim pemadam kebakaran Sleman.

Rudi terkejut karena korban dan saudaranya tidak berada di luar rumah. Nampaknya, korban tertidur. Dia kemudian bangun dan mendapati rumahnya dikepung asap. Korban pun panik kemudian bergegas keluar kamar. Naas bagi dia, saat keluar, korban terpeleset hingga jatuh dan kepalanya terluka. Dia berhasil diselamatkan tim pemadam kebakaran Sleman yang kemudian mengevakuasi korban saat masih berada di dalam. “Korban bangun tidak sadar kalau kebakaran, saat jalan justru terjatuh,” ucapnya.
Pria yang memiliki usaha bengkel ini mengaku, jika sumber api pertama kali berasal dari kamar gudang milik korban. Beruntungnya api tersebut tidak membesar lantaran memakan tumpukan kemasan air mineral.
Korban diketahui sehari-hari berjualan sembako yang tersimpan di dalam gudang tersebut. “Penyebab api tidak membesar karena ada tumpukan air mineral yang meleleh. Sehingga api tidak membesar,” ucapnya.

Korban tinggal bersama satu perempuan sebayanya dan satu saudara laki-lakinya. Korban merupakan warga Asal Surabaya yang tinggal di Yogya, satu perempuan lainnya juga mengalami sesak nafas akibat kepalan api.
“Ada dua korban. Satunya kepalanya robek satu sesak nafas,” tandasnya.
Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Iptu Eko mengatakan bahwa kebakaran yang menimpa korban, diduga akibat konsleting listrik dari kipas angin yang menyala.
“Dugaan sementara atas kebakaran tersebut bermula dari arus kipas angin. Adapun barang-barang yang sudah terbakar meliputi Kulkas, kipas angin dan minikompor,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Ilustrasi awan panas guguran Gunung Merapi.
Jejak Diduga Tapak Kaki Harimau Terlihat di Jalur Evakuasi Merapi

Close