Klaster Kantor Pemkab Kulonprogo Menyebar dengan Tambahan 16 Orang Positif Covid-19


WATES (MERAPI)- Temuan kasus positif Covid-19 di Kulonprogo dari klaster perkantoran terus bertambah. Penularan virus ini dari Dinas Dukcapil juga menyebar ke OPD lain bahkan telah sampai ke kapanewon (kecamatan).
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati menyampaikan, pada Jumat (20/11) pihaknya menemukan tambahan 16 kasus positif. Dari sekian itu, empat kasus berasal dari Dinas Kominfo, 1 dari Bappeda, 1 dari BKAD, 1 dari Kapanewon Pengasih kemudian lainnya dari keluarga dan kasus di luar klaster. Menurut informasi yang beredar, adanya tambahan kasus positif ini lantaran para pegawai sempat menjalani kontak erat yakni menggelar pertemuan kecil.

“Kami memperpanjang penutupan Kantor Dinas Dukcapil hingga sepekan ke depan karena sampai saat ini masih ada sekitar 30 pegawai Dukcapil yang sakit,” kata Baning.
Sementara untuk kantor OPD lain seperti Dinas Kominfo, lanjutnya, belum dilakukan penutupan mengingat jumlah pegawai yang sakit tidak sebanyak Dinas Dukcapil. Meski demikian, tim gugus tugas telah melakukan tracing untuk menyikapi adanya temuan kasus positif di berbagai OPD. Kontak erat yang ditemukan kemudian diminta menjalani tes swab hari ini, Sabtu (21/11) di Puskesmas Pengasih I dan Puskesmas Pengasih II.
“Kami juga melaksanakan disinfeksi di berbagai tempat yang sebelumnya digunakan pegawai kasus positif,” tegasnya.

Baning menyebut, hingga kini masih ada sampel swab dari kontak erat kasus positif yang sudah diperiksa namun belum keluar hasilnya. Pihaknya kemudian mengimbau agar masyarakat yang mengakses layanan di Dinas Dukcapil pada November sebelum penutupan untuk datang ke Puskesmas terdekat. Petugas Puskesmas akan melakukan skrining untuk menentukan apakah masyarakat tersebut termasuk kontak erat kasus positif atau bukan. Salah satunya dengan menggali informasi terkait apa yang dilakukan di Dinas Dukcapil, siapa petugas yang melayani serta berapa lama berada di kantor tersebut.

“Seperti kemarin ada petugas kalurahan yang diketahui sempat datang ke Dinas Dukcapil untuk mengurus surat-surat, kemudian setelah dilakukan skrining ternyata memenuhi kriteria kontak erat sehingga dilakukan tes swab,” ungkap Baning.
Merujuk data dari tim gugus tugas, saat ini total akumulasi kasus positif di Kulonprogo mencapai 345 orang. Dari sekian itu, 215 sudah sembuh, 9 meninggal dunia, 27 isolasi di rumah sakit dan 94 menjalani isolasi mandiri. (Unt)

Read previous post:
Modus Menuduh Klitih

JANGANLAH terlalu gampang menuduh klitih, kalau belum ada bukti. Salah-salah, justru si penuduh itulah yang klitih. Itulah yang dilakukan dua

Close