AKTIVITAS GUNUNG MERAPI MAKIN MENINGKAT-Suara Guguran Terdengar Jelas di Kaliurang


UMBULHARJO (MERAPI)- Setelah dua pekan status Gunung Merapi dinaikkan menjadi siaga, aktivitas gemuruh guguran kerap terdengar. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat aktivitas guguran sebanyak 4 kali dari Gunung Merapi pada Rabu (18/11) dari dini hari hingga tengah hari.
“Suara guguran terdengar 3 kali sedang hingga cukup keras pukul 04:45 WIB dari Babadan, Jrakah dan Kaliurang. Ini dari hasil pengamatan pada Rabu (18/11) dari pukul 00.00 sampai 06.00 WIB,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida lewat keterangan resmi pada Rabu (18/11).

Sedangkan pada periode pengamatan Rabu (18/11) pukul 06.00-12.00 WIB dilaporkan terdengar suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan. Dengan demikian total ada aktivitas 4 kali guguran dari Gunung Merapi sampai tengah hari kemarin.
Pada periode pengamatan dari tengah malam sampai tengah hari pada Rabu (18/11) BPPTKG juga mencatat 33 kali gempa guguran, 21 gempa hembusan, 115 gempa fase banyak dan 16 gempa vulkanik dangkal dan 1 gempa teknotonik jauh.
“Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih pada level III Siaga. Rekomendasi kami penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawaran rawan bencana III untuk dihentikan. Termasuk kegiatan wisata di kawasan rawan bencana III dan kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi,” terangnya.

Dia menjelaskan dalam jumpa pers sebelumnya, BPPTKG membuat skenario ancaman bahaya maksimal yang dapat terjadi pada erupsi Gunung Merapi. Skenario bahaya maksimal itu adalah ketika laju ekstrusi meningkat mencapai 100 ribu meter kubik/hari dan kubah lava memenuhi kawah mencapai volume 10 juta meter kubik. Jika 50 persen dari kubah lava runtuh maka akan menghasilkan awan panas ke Kali Gendol sejauh 9 km, Kali Opak 6 km dan Kali Woro 6 km. Sedangkan perkiraan landaan awan panas untuk Kali Kuning, Boyong, Krasak, Putih dan Senowo.
“Kami buat skenario yang paling buruk. Gunung Merapi punya banyak tipe erupsi. Sampai kini magma di permukaam kawah belum kelihatan dan kubah lava belum muncul di permukaan,” pungkas Hanik.(Tri)

Read previous post:
Cegah Sakit Ginjal dengan Kelor

TANAMAN berkhasiat obat bernama kelor sudah banyak dikenal warga. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau dengan ukuran kecil-kecil. Meski ukuran

Close