Muncul Klaster Warung Bakmi, 7 Orang Terpapar Corona

UMBULHARJO (MERAPI)-Kasus positif Covid-19 di Yogyakarta mengalami lonjakan dalam beberapa hari terakhir. Klaster-klaster baru bermunculan. Setelah di Kulonprogo, kini giliran di Kota Yogya yang dilaporkan temuan kasus positif Covid-19 pada satu warung yang menjual menu bakmi, nasi goreng dan daging babi di Jalan Mayor Suryotomo Kota Yogyakarta. Sementara pada Rabu (18/11) kemarin, kasus positif corona di Yogya melonjak tajam dengan penambahan 153 kasus.
“Ada kasus pedagang bakmi yang positif Covid-19. Tempat usahanya sudah ditutup sejak 7 November,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi kepada wartawan, Rabu (18/11).

Dia menjelaskan kasus pada warung bakmi bermulai dari pedagang yang dinyatakan positif Covid-19. Pedagang bakmi itu berstatus warga Bantul. Kemudian dilakukan pelacakan terhadap orang-orang yang kontak erat dari keluarga dan pekerja di warung bakmi. Dia menyebut dari 16 orang yang memiliki kontak erat lalu dites usap hasilnya 7 orang positif Covid-19.
“Kami swab satu keluarga karena kebetulan ada yang orang Kota Yogya. Orangtuanya itu tinggal di Kota Yogya. Pekerja dan keluarganya juga diswab. Kasus ini sama seperti Soto Lamongan dulu, tapi pada kasus pedagang bakmi ini tidak tinggal dalam satu rumah,” terang Wakil Walikota Yogyakarta itu.
Dia menyampaikan, pelacakan kontak erat masih sebatas pada lingkungan keluarga dan pekerja. Diakuinya untuk penelusuran potensi kontak erat dengan pembeli di warung bakmi itu tidak mudah. Apalagi kondisi warung bakmi yang buka di malam hari itu cukup ramai.

“Kami imbau kepada masyarakat yang membeli bakmi di Jalan Suryotomo dalam jangka waktu 24 Oktober sampai 7 November untuk memantau kondisi kesehatan dan memeriksakan diri,” tambah Heroe.
Dia menyatakan seperti kasus pada soto Lamongan, maka usaha bakmi itu harus tutup selama 2 minggu. Jika ada perkembangan kasus maka dimungkinkan penutupan usaha maka ditambah.

Pemkot Yogyakarta mencatat per Rabu (18/11) jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Kota Yogyakarta sebanyak 111 kasus, sembuh 510 orang, meninggal 26 orang. Jumlah itu ada peningkatan kasus harian selama beberapa hari ini, pada Rabu (18/11) bertambah 20 kasus positif Covid-19 dan Selasa (17/11) tambah 21 kasus positif Covid-19.
“Memang tren kasus Covid-19 di Yogya meningkat. Paling banyak dari penularan keluarga tapi tidak dalam satu klaster. Ada satu anggota yang positif lalu mengenai keluarganya, tapi tidak semua. Seperti kasus satu keluarga di Danurejan,” paparnya
Dia menyampaikan 67 kasus positif Covid-19 berasal dari 28 keluarga, 11 kasus positif Covid-19 dari penularan kantor di luar wilayah Kota Yogya, 10 kasus positif Covid-19 dari perjalanan luar kota dan 12 kasus dari tes usap mandiri. (Tri)

Read previous post:
Positif Corona Tambah 153

Close