BANK BPD DIY BIMA PERKASA – Para Pemain Turba ke Akademi

Raylly Pratama ketika latihan bersama sekolah basket Bima Perkasa Academy. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Para pemain Bank BPD DIY Bima Perkasa turun membantu pengembangan basket usia muda di sekolah basket Bima Perkasa Academy. Melki Sedek, Azzaryan Pradhitya, Restu Dwi Purnomo, Raylly Pratama, Nuke Tri Saputra, Tifan Pradita, Rachmad Febri Utomo, Reza Arfah, dan Ali Mustofa bergiliran ikut menemani murid-murid latihan sekaligus berbagi tips, trik, teknik, dan pengalaman di Bima Perkasa Academy.

“Ini bentuk komitmen kami untuk membantu pengembangan pemain muda di sekolah basket punya Bima Perkasa. Sebagai pemain kami juga punya kewajiban untuk itu juga, demi Indonesia dan Yogyakarta tentunya,” kata Raylly Pratama ditemui usai latihan bersama murid akademi di GOR Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Kamis (12/11) malam.

Komitmen para pemain juga sejalan dengan rencana jangka panjang tim pelatih seperti yang pernah dikemukakan Manajer Teknis Kepelatihan Kartika Siti Aminah. Ia ingin ada pemain muda dari Yogyakarta yang bisa menembus karier profesional ke depannya. Rencana itu dimulai dari pembibitan di sekolah basket Bima Perkasa Academy. “Kami inginnya di sana (tim) ada pemain asal Yogya biar basket di DIY bisa berjenjang sampai profesional, tidak hanya sampai di Universitas atau sekolah saja,” kata Kartika.

Pembinaan para bibit muda Yogyakarta di Bima Perkasa Academy memang tidak main-main. Tidak hanya melibatkan para pemain pro secara langsung, turba alias turun ke bawah jadi salah satu syarat yang harus dipenuhi pelatih kepala Bank BPD DIY Bima Perkasa nantinya.

Hal itu ditegaskan sendiri oleh presiden klub dr Edy Wibowo. Saat berkomunikasi dengan banyak pelatih asing yang salah satunya bakal mengarsiteki satu-satunya wakil Yogya di liga basket tertinggi tanah air Indonesian Basketball League (IBL) itu, dr Edy bahkan minta mereka menyiapkan program untuk akademi. “Kami tidak main-main dalam pembinaan bola basket di Yogyakarta. Tidak hanya pemain saja, pelatih juga harus terlibat. Kami tidak mau ngomong banyak, apa yang bisa kami lakukan ya dilakukan, langsung saja. Semoga dari sana kualitas pemain muda kita bisa naik terus,” harap dr Edy. (Des)

Read previous post:
Bangkitkan UMK, BSN Gelar Indonesia Quality Expo di JCM

Close