MASIH BELUM BISA BERSAING – Panahan DIY Uji Coba dengan Pelatnas

Para atlet DIY dan atlet Pelatnas bersiap membidik sasaran pada ujicoba di Lapangan Panbol, Sewon, Bantul, kemarin. (HARIAN MERAPI-BENI WIDYASWORO)

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Kesempatan berharga didapat tim panahan DIY ketika menjalani uji coba menghadapi tim Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang dipersiapkan menghadapi Olimpiade di Tokyo tahun 2021 mendatang. Pada sesi uji coba yang dilaksanakan di Lapangan Panbol, Sewon, Bantul, Jumat (13/11), tim panahan DIY masih belum bisa bersaing melawan tim Pelatnas.

Pada uji coba divisi recurve kategori putra, empat pemanah Pelatnas menempati posisi teratas, yakni Arif Dwi Pangestu dengan 659 poin, disusul Hendra Purnama dengan 657 poin, M Hanif Wijaya dengan 641 poin dan Riyan dengan 638 poin. Sedangkan wakil DIY yang mampu mendekati perolehan poinnya, yaitu Lisnawanto Putra dengan 621 dan Okka Bagus dengan 617 poin.

Pada kategori putri, pemanah nasional Dela Berliana memimpin perolehan nilai dengan 614 poin, disusul dua pemanah nasional lainnya, Reza Octavia dengan 611 poin dan Titik Kusumawardhani dengan 606 poin. Sedangkan pemanah dari DIY hanya mampu menempati posisi keempat, Amelia Wiyanto dengan 563 poin serta Elvina Ika dengan 560 poin di bawahnya.

Terkait hasil uji coba yang dilakukan dengan tim Pelatnas, Pelatih Panahan DIY, Rahmat Sulistyawan mengatakan, kemampuan para atletnya memang belum mampu bersaing dengan para atlet di Pelatnas yang dianggapnya lebih siap. Akan tetapi terdapat tiga atlet Pelatnas Olimpiade ini yang berasal dari DIY, sehingga ini menjadi modal berharga bagi DIY untuk menuju PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI-2021 di Papua mendatang.

“Kalau dari hasil uji coba, memang tim Pelatnas jauh lebih siap ya. Namun ada beberapa atlet Pelatnas yang merupakan atlet DIY, seperti Arif, Hendra dan Titik. Itu jadi modal yang bagus bagi DIY nanti sebelum PON. Ya mungkin tinggal para atlet DIY yang tidak masuk Pelatnas akan kami maksimalkan lagi untuk mengejar hasil rekannya di Pelatnas,” katanya seusai uji coba.

Sementara itu, Pelatih Pelatnas Panahan, Budi Widayanto menyebutkan bahwa kegiatan uji coba dengan tim panahan DIY merupakan ajang uji coba internal untuk mengukur hasil awal latihan yang sudah dijalani selama ini. “Kan sebelumnya kami Pelatnas di Jakarta. Baru kali ini bisa keluar dan menjalani uji coba di DIY ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi yang juga berasal dari DIY, menyampaikan bahwa uji coba internal tersebut dilakukan sebagai pengganti tak bisa dilakukannya uji coba ke luar karena terkendala pandemi covid-19. Selain itu, dengan adanya uji coba di DIY, terdapat suasana atau pengalaman baru karena bertanding di lokasi berbeda setelah sebelumnya berlatih di Jakarta.

“Sebenarnya ya biar para atlet merasakan suasana berbeda dari di Jakarta. Kan anginnya di sini lebih ekstrim, sehingga harus adaptasi lagi dengan lingkungan. Ini kebetulan juga para atlet adaptasi lagi dengan peralatan baru untuk Pra-Olimpiade di Paris tahun 2021 mendatang,” bebernya. (Oro)

Read previous post:
Ponpes Berperan Cetak Generasi Agamis

Close