Pejual Soto Tewas Ditikam, Mayat Terkapar di Tepi Jalan Wonosari

WONOSARI (MERAPI)- Seorang penjual soto ayam bernama Sugiyanto (53) warga Ngawu, Playen, Gunungkidul ditemukan tewas penuh luka tusukan senjata tajam di pinggir jalan nasional Wonosari-Yogya tepatnya di tikungan Irungpetruk, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11) dinihari. Hingga kini, belum diketahui motif korban dihabisi secara sadis. Polisi tengah memburu pelakunya.
“Jenazah korban sudah kami kirim ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi,” ujar Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riyan Permana kepada wartawan di lokasi kejadian kemarin.

Dia menyatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar yang melintas di lokasi penemuan sekitar pukul 03.00 dinihari. Saat itu saksi mendapati korban terbujur kaku bersimbah darah di tikungan Irungpetruk. Saksi langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Patuk. Kapolsek Patuk Kompol Endra Prastawa dan anggotanya kemudian mengecek ke lokasi kejadian dilanjutkan bersama dengan Satreskrim Polres Gunungkidul menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dugaan sementara korban memang dibunuh. Tetapi motif pelaku menghabisi nyawa korban masih terus kita telusuri,” ucapnya.

Pada awalnya, ujar Riyan, petugas tidak menemukan secuil pun identitas milik korban. Polisi hanya mendapati satu unit smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash nopol AB 4610 NF milik korban. Setelah ditelusuri dari barang-barang itu, barulah identitas korban dikenali.
“Melihat kondisi mayat saat ditemukan, kuat dugaan korban dihabisi nyawanya sekitar satu jam sebelum ditemukan,” jelasnya.
Saat peristiwa terjadi, kata Riyan, lokasi kejadian dalam keadaan sepi. Terlebih di tikungan Irungpetruk hanya dilewati kendaraan yang berasal dari arah Wonosari tujuan Yogya. Sedangkan dari arah berlawanan biasanya lewat jalur utara yakni ruas jalan Kalipentung ke kiri. Riyan pun belum memastikan apakah korban dihabisi cah klitih atu motif lain. “Penyelidikan terus kami lakukan dan menunggu hasil otopsi dan kita berharap kasus ini bisa terungkap,” ucapnya.

Dijelaskan Riyan, barang korban yang diduga hilang hanya dompet berisi identitas. Sementara HP dan motor masih ada. Kejadian ini pun sontak menjadi viral di media sosial. Di akun Info Cegatan Jogja, ada seorang netizen yang mengaitkan dengan aksi klitih. Dugaan itu kemudian ditanggapi oleh Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto lewat postingan yang sama. “Polres Gunungkidul dengan dibantu penuh dari Polda sedang berusaha keras mengungkap peristiwa ini, sehingga belum bisa disimpulkan apakah ini akibat klitih atau bukan,” jelasnya. Dia pun berharap jika nanti ditangkap, pelaku dihukum sesuai kadar kesalahannya. “Kami juga berharap nantinya jaksa bisa menuntut maksimal dan hakim bisa memvonis maksimal,” tandasnya.(Pur)

Read previous post:
Kencana Wungu Musuh Luka Borok

KETIKA masih hidup liar secara alami sejumlah tanaman berkhasiat obat sering dipandang sebelah mata. Namun ketika semakin banyak yang merasakan

Close