Tipu 18 Orang Lewat Arisan Bodong, Mahasiswi Raup Ratusan Juta Rupiah

SLEMAN (MERAPI)- Tergiur dengan keuntungan besar, belasan mahasiswa serta karyawati tertipu investasi bodong yang dilakukan oleh seorang mahasiswi, EG (22). Pelaku meraup uang hingga ratusan juta rupiah dalam penipuan bermodus arisan bodong ini. Empat dari belasan korban kemudian melapor ke Polres Sleman, Selasa (10/11).

Salah seorang korban yang melapor adalah Juli Indah (22), mahasiswi asal Medan. Dia mengatakan, awalnya kenal EG karena mereka teman satu kampus, meskipun beda fakultas. Pelaku kemudian mendekati korban dan menawarkan investasi berbentuk arisan dengan nilai keuntungan yang sangat besar.
Menurutnya, dari uang Rp 3 juta yang diinvestasikan, korban dijanjikan mendapatkan keuntungan Rp 1 juta. “Uang investasi berikut keuntungannya dijanjikan akan kembali dalam kurun waktu 10 hingga 29 hari,” jelas Juli. Tertarik dengan ajakan pelaku, dia pun bergabung dengan investasi tersebut.

Bahkan korban sampai menyerahkan uang Rp 40 juta untuk diivestasikan. Namun naas, sampai batas waktu yang ditentukan, keuntungan tak didapat dan bahkan uang Rp 40 juta yang sudah ia investasikan tidak dikembalikan. Kecewa dengan hal tersebut, korban selanjutnya mencari pelaku namun dia justru menghilang. “Saya sudah berusaha mencari di kos, tapi tidak juga ketemu. Dari obrolan beberapa teman, ternyata ada belasan korban lainnya, baik mahasiswa maupun wanita pekerja,” ucap Juli di Mapolres Sleman, Selasa (10/11).

Ia mengaku percaya dengan tawaran investasi itu karena EG juga berani membuat surat perjanjian di atas materai. Kepada korban, EG mengaku jika uang investasi akan diputar oleh temannya melalui arisan. “Saya mendapatkan info jika EG melakukan perbuatan itu karena terlilit utang. Uang yang saya investasikan itu uang milik keluarga dan saya tertarik karena nilai keuntungan yang besar,” katanya.

Korban lainnya, Angel asal Jakarta mengatakan, ia sudah menginvestasikan uang sebesar Rp 16,5 juta. Dari uang tersebut, Angel dijanjikan mendapatkan keuntungan senilai Rp 22 juta hanya dalam tempo beberapa hari. Sama seperti korban lain, uang miliknya juga raib dibawa kabur pelaku.
“Ada sekitar 18 orang yang tertipu, ada yang teman satu kampus tapi ada juga yang pekerja seperti saya. Setiap korban mengalami kerugian kisaran Rp 5 juta – Rp 50 juta,” tandasnya. Dengan jumlah ini, korban memprediksi jika pelaku sudah meraup uang ratusan juta rupiah.

Ia menceritakan investasi itu dilakukan sejak bulan September lalu. Ia percaya karena awalnya investasi yang dilakukan berjalan lancar, namun saat ia menyetorkan uang dengan jumlah yang besar, EG menghilang.
“Awalnya berjalan lancar, tapi setelah saya setor uang dengan jumlah besar, saya sudah tidak dapat keuntungan. Bahkan ada korban yang belum dapat apa-apa,” katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah SIK, saat dikonfirmasi terpisah mengaku belum mendapatkan laporan tersebut. “Jika hari ini lapor, besok baru masuk. Nanti akan kami pelajari kasusnya,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Berbahan Sengkel Perkuat Imunitas Tubuh

BERAGAM jenis tumbuhan maupun satwa layak dijaga kelestariannya. Apalagi bagian dari bahan alami tersebut juga memiliki manfaat kesehatan.Salah satu bahan

Close