WARGA TEMPEL DIHEBOHKAN FENOMENA LANGKA-Pohon Misterius Keluarkan Air Sepanjang Malam

TEMPEL(MERAPI)- Sebuah pohon waru berukuran sedang membuat heboh warga di sekitar pedukuhan Jetis, Mororejo, Tempel, Sleman. Penyebabnya, selama tiga hari belakangan ini, batang pohon mengeluarkan air menyerupai air hujan saat malam. Padahal wilayah tersebut tak diguyur hujan.
Banyak warga yang kemudian berbondong-bondong untuk menonton fenomena itu. Hingga Selasa (9/11), masih banyak warga yang penasaran. Salah seorang warga Dukuh Jetis, Joko Daryanto alias Jliteng (40) menceritakan, munculnya air dari pohon waru itu terjadi saat malam hari sekitar pukul 19.00 WIB hingga pagi.

“Air yang turun seperti air hujan, cukup deras sampai basah bagian bawah pohon. Yang tidak di bawah pohon kering biasa karena memang tak turun hujan,” beber Joko kepada wartawan.
Menurutnya fenomena turunnya air dari pohon waru tersebut diketahui warga sejak tiga malam terakhir. Awalnya secara tidak sengaja warga melintas di jalan bawah pohon kemudian melihat jalan sudah basah dengan air hujan.
Karena curiga, warga bernama Anto itu lantas turun dari motor untuk memastikan asal air tersebut. Saat berada di bawah pohon, ia terkejut karena air turun seperti air hujan dengan intensitas yang cukup deras tepat di bawah pohon.
“Hanya pas di bawah pohon saja yang basah. Tempat yang lain tidak hujan sama sekali. Sejak itu banyak warga yang penasaran dan datang ke lokasi ini,” paparnya.

Sontak hal tersebut membuat warga di pedukuhan Jetis dan sekitarnya menjadi geger. Warga pun berbondong-bondong mendatangi pohon berdiameter 25 centimeter dan tinggi sekitar 8 meter tersebut.
“Keluarnya air hanya saat malam hari, sampai pagi. Tapi saat siang hari tidak begitu kelihatan, mungkin karena panas matahari,” katanya.
Atas kejadian itu, banyak warga mengaitkan dengan kejadian mistis. Tapi juga ada yang menganggap hal itu sebagai fenomena biasa, di mana pohon banyak terdapat kandungan air sehingga dapat keluar.

“Kalau kejadian mistis belum pernah terjadi sebelumnya, ini yang pertama. Tapi karena pohon mengandung air juga bisa,” beber Jliteng.
Dengan adanya fenomena itu, setiap malam banyak warga yang mendatangi pohon untuk melihat secara langsung. Bahkan di sekitar pohon ada taburan bunga. Jliteng mengaku tidak mengetahui penabur bunga warna merah itu.
“Sekarang jadi ramai, apalagi saat malam hari. Warga penasaran dengan air yang keluar dari pohon waru itu. Ini baru pertama terjadi,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Hasil Tangkapan Ikan Laut di Gunungkidul Meningkat

WONOSARI (MERAPI) – Hasil tangkapan ikan di pantai selatan setiap tahunnya cukup melimpah dan selama pandemi koroha hingga triwulan ketiga

Close