Nyalakan Api Unggun, Kakek Tewas Terpanggang

MLATI (MERAPI)- Diduga ingin menghangatkan tubuh dengan menyalakan api unggun, kakek Wigyo Hardiwoyono (96) warga Beran Kidul, Tridadi, Sleman malah tewas terbakar, Minggu (8/11) dinihari. Korban tak terselamatkan lantaran saat kejadian itu dia berada di rumah sendirian.
Kapolsek Sleman AKP Irwiantoro kepada wartawan kemarin membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, peristiwa itu diketahui seorang warga sekitar yang melihat api sudah berkobar di rumah korban pada kemarin pagi. Api lantas merambat ke seluruh dinding rumah yang terbuat dari bambu.

Menurut Irwiantoro, saat kejadian, di dalam rumah hanya ada korban dengan posisi berada di kamar samping sebelah timur. Sementara istrinya, sedang bekerja katering dan anaknya sedang bermain di luar rumah bersama temannya.
Api yang membesar lalu membakar seluruh rumah bahkan menjalar membakar jendela dan pintu luar. Mengetahui hal itu, warga selanjutnya menghubungi Polsek setempat dan memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar Sleman datang ke lokasi kejadian. Saat petugas melakukan pemeriksaan, korban diketahui ikut terbakar dan meninggal dunia karena tidak mampu menyelamatkan diri. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara.
“Selain terdapat korban jiwa, akibat kebakaran itu, terdapat kerugian materil senilai Rp 100 juta,” kata AKP Irwiantoro.

Kapolsek Sleman menjelaskan, dari keterangan anggota keluarganya, korban memang senang membuat api unggun di malam hari untuk menghangatkan ruangannya. Diduga sebelum rumahnya terbakar, korban tengah menyiapkan api unggun untuk menghangatkan tubuh. Kobaran api dengan cepat membesar lantaran rumah dengan luas ukuran 9×7 meter ini terbuat dari anyaman bambu. Di bangunan yang terbakar itu juga terdapat setumpuk kayu-kayu yang ikut hangus menjadi arang. “Kejadiannya memang begitu cepat. Apinya langsung membesar gitu. Apalagi pas jam-jam orang tidur,” tandasnya.

Salah seorang saksi yang merupakan warga sekitar, Sudinah (60) menambahkan, kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu, dirinya sudah melihat kobaran muncul di atas permukaan rumah tersebut.
“Saya melihat api yang sudah membesar di atas rumah korban. Kemudian warga mulai berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api. Tapi api sudah membesar dan akhirnya warga menghubungi damkar Sleman,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
GERAK CEPAT HANDUNG TRI RAHMAWAN DAN WARGA WUKIRSARI-Merapi Siaga, Relawan URC Siapkan Barak Pengungsian

Close