Merapi Siaga, Warga Sleman Siapkan Barak Pengungsian

CANGKRINGAN (MERAPI)- Aktivitas warga di Lereng Gunung Merapi mulai menggeliat di hari kedua status siaga, Jumat (6/11). Warga di Sleman melakukan kerja bakti mempersiapkan barak pengungsian.
Di Cangkringan, Sleman warga bersama relawan, anggota Polsek dan Koramil melakukan kerja bakti mempersiapkan barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan yang diperuntukkan bagi warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan.

Panewu Cangkringan, Suparmono mengatakan, kegiatan ini untuk mempercepat proses penyiapan barak pengungsian. Dengan demikian ketika dibutuhkan sewaktu-waktu bisa segera digunakan untuk menampung warga yang mengungsi.
“Kami hanya bersiap-siap kalau sewaktu-waktu digunakan. Kami targetkan sore sudah bersih dan siap ditempati,” beber Suparmono di sela-sela kerjabakti penyiapan barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan.
Menurutnya, barak ini diperuntukkan bagi warga yang berada di radius 5 kilometer (KM) dari puncak Merapi. Di Cangkringan, yang masuk wilayah terdampak yakni Kalitengah Lor, Kaliadem dan Pelemsari.
“Dari tiga pedukuhan itu yang berpenghuni hanya Kalitengah Lor. Barak ini untuk menampung warga Kalitengah, terutama bagi kelompok rentan berjumlah 100 orang yaitu lansia, ibu hamil, anak-anak dan disabilitas,” ucapnya.
Suparmono menambahkan ada dua barak yang dipersiapkan untuk menampung pengungsi.

Selain menyiapkan barak warga, juga disiapkan barak bagi ternak sapi berjumlah 274 ekor. Lokasinya tidak jauh dari barak pengungsian, karena pengungsi tidak ingin jauh dari ternak perliharaannya.
Hal senada dilakukan warga Kepuharjo dengan menyiapkan barak pengungsian di balai desa Kepuharjo. Tokoh masyarakat Kepuharjo Heri Suprapto mengatakan, hal ini dilakukan menyikapi peningkatan status Merapi.
“Kami siapkan sarana prasarana untuk menampung masyarakat kalau nantinya digunakan. Secara perlengkapan sudah siap, kita hanya tinggal menyiapkan dan membersihkan saja,” pungkasnya.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana menambahkan, BPBD DIY memastikan barak pengungsian di Sleman sudah siap digunakan mulai Minggu, (8/11). Kelompok rentan mulai dievakuasi secara bertahap.
“Mulai hari Minggu kelompok rentan dievakuasi ke tempat itu termasuk disiapkan lokasi ternaknya pakai terpal-terpal. Minggu diharapkan kalau sudah siap mulai dilakukan bertahap,” jelas Biwara Yuswantana, Jumat (5/11) di Kompleks Kepatihan.

Dua barak pengungsian yang telah disiapkan yakni Glagaharjo dan Bronggang, dengan tetap memenuhi standar protokol Covid-19. Kebutuhan logistik akan dipenuhi pemkab Sleman, dan BPBD DIY siap untuk mendukung.
Sementara itu sebagian warga yang tinggal di beberapa desa di sekitar kawasan Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai mengungsi pada Jumat, setelah status aktivitas gunung berapi itu dinaikkan menjadi siaga.(Shn/C-4)

Read previous post:
Bersihkan Saluran Pencernaan dengan Puding

ASUPAN jenis puding disenangi berbagai kalangan. Selain mempunyai cita rasa manis dan tekstur lembut, puding juga diyakini memiliki banyak manfaat

Close