Positif Corona Melonjak, Sehari Tambah 168 Kasus


YOGYAKARTA (MERAPI)-Usai libur panjang akhir pekan lalu, pasien positf corona di Yogya melonjak tajam. Pemerintah DIY mencatat jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 168 pada Kamis (5/11) sehingga total menjadi 4.140 pasien.
“Hasil pemeriksaan laboratorium, terkonfirmasi positif pada hari ini, 5 November 2020, terdapat tambahan 168 kasus,” kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih melalui keterangannya di Yogyakarta, Kamis kemarin.
Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 168 pasien positif yang tercatat sebagai kasus 3.978 sampai 4.145 itu terdiri atas 10 pasien asal Kota Yogyakarta, 139 pasien asal Kabupaten Bantul, 16 pasien Kabupaten Sleman, dua pasien asal Kulonprogo, serta satu pasien asal Gunungkidul.

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 150 orang dari tracing kontak, satu pasien dari screening karyawan, empat orang periksa mandiri, satu pasien karena perjalanan dari luar daerah, serta 12 orang masih dalam penelusuran.
Menurut Berty, tambahan kasus pada Kamis (5/11) ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 805 sampel spesimen dari 690 orang.
Selain pasien positif, Berty juga mencatat 30 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh Covid-19 di DIY menjadi 3.308 orang.
Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 30 pasien sembuh itu terdiri atas 10 orang asal Kota Yogyakarta, 18 orang asal Kabupaten Bantul, serta 20 orang asal Kabupaten Sleman.

Selain itu, ia mencatat dua pasien meninggal sehingga total kasus meninggal menjadi sebanyak 99 orang, yakni Kasus 3.939, perempuan 64 tahun, asal Bantul dan Kasus 3.929, perempuan 66 tahun, asal Bantul, dengan komorbid diabetes mellitus (DM).
Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspect Covid-19 hingga Kamis (5/11) tercatat 14.237 orang. Dari jumlah suspect tersebut, 4.140 orang terkonfirmasi positif, 3.308 orang di antaranya sembuh dan 99 orang meninggal. (C-4)

Read previous post:
Narkoba Ancam Pelajar

SUNGGUH memprihatinkan, di masa pandemi Covid-19 ini kejahatan narkoba malah meningkat. Lebih miris lagi, pelaku atau korbannya adalah pelajar dan

Close