Pelaku Teror Air Keras Pakai Nomor Polisi Palsu

NGAGLIK (MERAPI)- Polisi masih memburu pelaku pelemparan air keras yang beraksi di Jalan Tentara Pelajar Ngalik, Sleman. Korban diketahui sempat mengenali nomor polisi motor pelaku. Namun polisi belum bisa melacaknya karena nopol itu palsu.
Kapolsek Ngaglik Kompol Tri Adi Hari Sulistia saat dikonfirmasi wartawan kemarin mengatakan, berbekal keterangan saksi, polisi berhasil mendapatkan informasi terkait nomor kendaraan yang digunakan pelaku. Namun naas, saat dicek ternyata nomor tersebut tidak sesuai dengan jenis kendaraan yang dipakai.

“Kemungkinan nopolnya palsu, namun kita terus berupaya untuk mencari pelakunya,” beber Kompol Tri Adi.
Menurut Kompol Tri adi, pelaku diidentifikasi memakai motor matik. Dia beraksi seorang diri dengan modus memepet korban kemudian melemparkan cairan itu.
Selain memeriksa saksi, ujar Tri Adi, polisi juga sedang mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sehingga pihaknya berharap kasus itu bisa segera terungkap, dan menangkap pelaku yang menyiram air keras itu.
Guna menghindari kejadian serupa terulang, Kapolsek Ngaglik mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli di sekitar lokasi kejadian dan wilayah sepi yang biasa digunakan sebagai jalur sepeda. Ia juga mengimbau agar pegowes utamanya perempuan, agar tidak bersepeda sendirian saat pagi hari.

Alasannya berkaca pada kejadian teror itu, pelaku mengincar korban perempuan yang bersepeda sendirian. Dengan demikian dia meminta warga yang hobi naik sepeda sebisa mungkin gowes dengan rombongan. Sebab pelaku tidak berani atau mikir dua kali untuk berbuat kejahatan jika calon korbannya bergerombol. Selain itu, pesepeda juga diminta tak terlalu pagi memulai gowes.

“Kejadian kemarin terjadi sekitar pukul 05.30 dan korban saat itu bersepeda seorang diri. Peristiwa ini menjadi atensi pimpinan dan terus kami upayakan untuk mengungkapnya,” pungkasnya. Seperti diberitakan, selama dua hari berturut-turut, teror pelemparan cairan misterius yang diduga kuat berupa air keras terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Sleman pada Rabu (28/10) dan Kamis (29/10) pagi. Tiga orang pesepeda (pengowes) jadi korban. Hingga Jumat (30/10), polisi masih memburu pelaku yang diketahui beraksi seorang diri itu. (Shn)

Read previous post:
Teror Air Keras di Jalan Palagan, 3 Pesepeda Jadi Korban

Close