Teror Air Keras di Jalan Palagan, 3 Pesepeda Jadi Korban

NGAGLIK (MERAPI)- Selama dua hari berturut-turut, teror pelemparan cairan misterius yang diduga kuat berupa air keras terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Sleman pada Rabu (28/10) dan Kamis (29/10) pagi. Tiga orang pesepeda (pengowes) jadi korban. Hingga Jumat (30/10), polisi masih memburu pelaku yang diketahui beraksi seorang diri itu.
Kapolsek Ngaglik Kompol Tri Adi Hari Sulistia saat dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan peristiwa penyiraman air keras itu. Dia mengatakan saat ini petugas dipimpin Kanit Reskrim Iptu Budi Karyanto SH masih terus melakukan penyelidikan. Dia menjelaskan, sejauh ini baru satu orang korban yang sudah dimintai keterangan oleh polisi.

“Iya benar ada kejadian itu, tapi baru satu korban yang sudah kami dapatkan kontaknya dan langsung kita hubungi. Sampai saat ini belum melapor, mungkin karena tidak terlalu parah dampaknya bagi korban,” ujar Kompol Tri Adi.
Menurutnya, sudah ada tiga pegowes atau pesepeda perempuan yang menjadi korban. Meskipun hingga kemarin belum ada laporan, namun Polsek Ngaglik tetap melakukan penyelidikan.
“Kami terus lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku, termasuk motif melakukan kejahatan itu,” katanya. Menurut Kompol Tri Adi, siraman air keras itu tak sampai berakibat fatal. Hanya saja celana mereka melepuh seperti terbakar akibat cairan itu.

Dari keterangan korban, kata Tri Adi, polisi mendapatkan informasi jika pelaku berjumlah satu orang mengendarai sepeda motor. Pelaku mengincar pesepeda perempuan yang berjalan sendirian di pagi buta. Awalnya, pelaku memepet korban dengan motor. Saat sudah dekat, pelaku langsung melempar sesuatu ke arah korban. Rata-rata lemparan mengenai kaki dan celana.
“Korban ini tidak mengetahui apa yang dilempar oleh pelaku.

Hanya saja setelah pelaku memepet dan melempar sesuatu, kaki korban langsung terasa panas,” ucapnya. Kapolsek Ngaglik menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan keterangan para korban untuk mengusut pelakunya. Dua korban lain juga segera diperiksa dan diimbau segera melapor ke polisi. Kasus ini pun sempat mencuat di media sosial dan viral. “Kami juga akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya.
Dikutip dari berbagai sumber, siraman air keras memang sangat berbahaya jika terkena kulit manusia. Selain dapat menyebabkan luka bakar, efek siraman air keras juga menyebabkan nyeri yang hebat.(Shn)

Read previous post:
NGENTA-ENTA MBALELA (10-HABIS) – Ki Gede Pacukilan dan Anak Menantunya Dihukum Mati

Ki Mas Dana yang sudah tersiksa sedemikian rupa itu hanya bisa pasrah. Sementara pendukungnya yang dulu jumlahnya mencapai ribuan kini

Close