Korupsi Dana Desa Rp 1 M, Mantan Kades Dihukum 6 Tahun

YOGYA (MERAPI)-Majelis hakim yang diketuai Agus Setiawan SH akhirnya menjatuhkan putusan terhadap mantan Kades Banguncipto Sentolo Kulonprogo, Humam Sutopo (57) selama 6 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan serta membayarnya uang pengganti Rp 392 juta subsider pidana pengganti 2 tahun. Dia terbukti melakukan korupsi dana desa selama empat tahun bersama bendahara desa.
Sementara Sumadi, mantan Bendahara desa divonis 5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan ditambah uang pengganti Rp 241 juta subsider pidana pengganti penjara 2 tahun. Majelis hakim sependapat dengan tuntutan jaksa Dikan Fadli Nugraha SH dan Aulia Hafidz SH MH yang mengajukan tuntutan yang sama. Putusan itu sesuai dengan tuntutan jaksa.

Para terdakawa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1, 2 dan 3 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.
Atas putusan tersebut, Deddy Suwai SH, Bharayuda F Putra SH dan Suyanto Siregar SH selaku penasihat hukum Sumadi menyatakan masih pikir-pikir. Penasihat hukum masih akan melakukan koordinasi apakah akan menerima atau banding.
“Karena melihat vonis yang masih tinggi maka banding merupakan kemungkinan yang akan dilakukan. Karena posisi klien kami hanya sebagai bawahan, sebagai bendahara yang sekadar menjadi lalu lintas keluar masuk uang dan bukanlah pihak yang menyelewengkan uang,” jelas Suyanto Siregar SH, Rabu (28/10).

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, terdakwa terbukti secara bersama-sama menyelewengkan dana desa sejak 2014-2018 dengan kerugian negara mencapai Rp 1,15 miliar. Selama ini modus penyalahgunaan berupa mark up dalam proyek pembangunan fisik dan pengadaan barang dan jasa secara fiktif. Keduanya diketahui memakai dana desa untuk penbangunan fisik. Namun ternyata, hasil pembangunan tidak sesuai dengan spek yang dilaporkan. Pada 2016 lalu, warga melaporkan keduanya hingga akhirnya mereka dijeboskan ke sel Kejaksaan sebelum akhirnya diadili.(C-5)

Read previous post:
Lawan Sakit Gigi dengan Kecubung

TANAMAN kecubung mempunyai berbagai karakter menarik, apalagi ketika kompak berbunga. Selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias, layak juga sebagai tanaman

Close