Arthur Sebut Tiga Pemain Muda Masa Depan PSS

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Latihan PSS Sleman tidak sepenuhnya sia-sia. Meski nasib liga masih gelap, para pemain dan pelatih lega karena perkembangan pemain muda yang latihan bersama mereka selama satu bulan terakhir naik signifikan. Bek sayap PSS, Arthur Irawan, misalnya melihat ada sejumlah pemain muda yang bakal menjadi penggawa masa depan yang akan diperhitungkan di kompetisi. Arthur menyebut nama Burhan Ikmaludin, Ivan Nanda Pratama, dan Wahyu Boli.

“Saya sering komunikasi dengan mereka saat latihan. Saya lihat mereka ini sedang naik. Etos kerja mereka ada, mau kerja juga. Kalau mereka konsisten bisa jadi pemain stabil di kompetisi nanti,” beber Arthur, Senin (26/10).

Pemain yang pernah mencicipi kerasnya persaingan di Spanyol dan Belgia itu kerap berbagi pengalaman dan trik dengan para pemain muda di tubuh Laskar Sembada. Misalnya saja materi teknis seperti pergerakan tanpa bola atau memanfaatkan ruang dalam bertahan. Arthur mencontohkan Burhan, bek sayap, yang tak ragu minta saran ke pemain senior.

“Saya respek dengan mereka yang selalu mau belajar apalagi etos kerja mereka juga bagus. Denan Burhan cocok soalnya sama-sama bek sayap,” sambungnya.

Sejauh ini Arthur sendiri selalu menjadi pilihan utama saat kompetisi. Waktu bermainnya jauh lebih banyak dibanding tiga klub yang pernah ia bela sebelumnya. Cedera tulang menjadi sebab utama dirinya belum bisa bersaing dengan para pemain lain di mantan klubnya. Ia bersyukur kondisinya membaik saat gabung PSS hingga dipercaya Dejan Antonic di tiga pertandingan awal. “Di PSS psikis dan kondisis saya baik, baru tahun ini saya merasa di performa terbaik. Di Persebaya atau Borneo ada benefit masing-masing untuk karier saya, tapi PSS mendapatkan saya seutuhnya,” terang Arthur.

Adapun para pemain muda ini bergabung dengan skuad senior dari Elite Pro Academy PSS sejak Agustus lalu. Danilo Fernando, Manajer Laskar Sembada menegaskan bahwa pengambilan pemain dari Elite Pro Academy merupakan upaya pembinaan dari klub. Kualitas yang mereka tawarkan sejauh ini membuat manajemen tidak melakukan perekrutan pemain baru. Di sisi lain perekrutan mereka juga untuk memenuhi regulasi dari PSSI di awal musim yang mewajibkan tim dua pemain U-20 ada di daftar pemain.

“Kami tidak perlu transfer pemain lagi karena pemain muda naik progresnya. Tapi liga belum jelas, ya latihan kami liburkan dulu. Harapannya para pemain muda ini bisa terus menjaga kondisi,” harap Danilo. (Des)

Read previous post:
Gelar Karya Batik Hidupkan Industri Fashion

SETELAH sempat lesu sebagai dampak pandemi Covid-19, industri fashion batik kembali dihidupkan. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kulonprogo bersama Dinas

Close