Kehabisan Modal, Bakul Sayur Tipu Teman


GODEAN (MERAPI)- Berdalih kehabisan modal untuk berjualan sayuran, TH (27) warga Pati Jawa Tengah, yang tinggal di daerah Godean nekat menggelapkan sepeda motor Honda Revo AB 6393 VU, milik temannya sendiri.
Akibat perbuatanya itu, pelaku ditangkap aparat Polsek Godean, akhir pekan lalu. Selain mengamankn pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa sepeda motor, helm dan kwitansi jaminan sepeda motor.
“Pelaku ditangkap di jalan daerah Kulonprogo. Penangkapan itu berawal dari laporan korban Supardi warga Godean,” beber Kapolsek Godean Kompo Paino, melalui Kanit Reskrim Iptu Bowo Susilo SH kepada wartawan kemarin.

Kepada petugas, TH mengaku sepeda motor itu digunakan sebagai jaminan pinjam mobil yang digunakan untuk jualan sayuran. Alasannya, pelaku yang sudah jualan sayuran selama dua tahun ini tidak mempunyai kendaraan.
Setelah mendapat mobil yang diinginkan, pelaku pergi ke Ambarawa untuk mengambil sayuran. Namun naas, sesampainya di lokasi toko tutup sehingga pelaku kembali di Yogya, melewati Kulonprogo untuk beli sayuran.
“Saat pelaku berhenti, kita langsung tangkap. Pelaku ini beli sayur di Ambarawa, kemudian dijual di pasar tradisional di Yogya,” ujar Iptu Bowo.

Diungkapkan, kasus itu berawal saat pelaku ini meminjam motor korban dengan alasan untuk pulang ke rumah kos, Rabu (9/9). Karena sudah saling mengenal, korban kemudian memberikan motor pada pelaku.
“Alasan pelaku pinjam motor untuk pulang ke kos, karena ingin cuci baju. Karena sudah kenal, korban langsung memberikan motornya,” katanya.
Namun setelah ditunggu-tunggu hingga beberapa hari, motor tidak kunjung dikembalikan. Sadar ditipu, korban kemudian melapor ke Polsek Godean.
“Motor dipakai untuk jaminan pinjam mobil, yang digunakan untuk jualan sayuran. Saat jatuh tempo pengembalian mobil, pelaku juga belum mengembalikan,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Polsek Godean. Pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun kurungan penjara.(Shn)

Read previous post:
Kartun Opini, Senin (26/10/2020)

Close