PASAR BERINGHARJO SAMBUT LIBUR PANJANG-Pengunjung Ditempeli Stiker, Diatur Agar Tak Papasan


GONDOMANAN (MERAP)-Libur panjang Maulid Nabi pada akhir Oktober mendatang diperkirakan pengunjung Pasar Beringharjo Yogya akan meningkat. Untuk mengantisipasi itu petugas keamanan di Pasar Beringharjo bakal ditambah. Di samping menjaga keamanan, juga mengingatkan pengunjung agar disiplin menerapkan protokol kesehatan di pasar.

“Kami akan siapkan tambahan personel untuk membantu pengamanan di Pasar Beringharjo selama libur panjang,” kata Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo, Minggu (25/10).
Dia menyebut selama ini setidanya ada 9 petugas keamanan di Pasar Beringharjo. Petugas keamanan itu terbagi di beberapa pintu masuk di Pasar Beringharjo. Selama pandemi Covid-19, petugas pasar itu juga mengecek suhu tubuh pengunjung sebelum masuk Pasar Beringharjo dan edukasi penerapan protokol kesehatan lainnya. Jumlah petugas itu dinilai kurang jika jumlah pengunjung melonjak saat libur panjang.
“Kami akan tambahkan personel dari beberapa pasar lain untuk membantu di Pasar Beringharjo saat libur panjang. Kami harap Satpol PP maupun linmas juga bisa membantu,” tuturnya.

Menurutnya kondisi Pasar Beringhajo barat sudah mulai pulih dan di akhir pekan ramai pengunjung. Apalagi saat libur panjang akhir Oktober diperkirakan pengunjung melonjak karena produksi di Pasar Beringharjo barat terkait oleh-oleh. Misalnya baju maupun daster batik. Saat awal pandemi Maret-April lalu, Pasar Beringharjo barat sepi. Lalu perlahan ramai kembali.
Dia menuturkan protokol kesehatan di Pasar Beringharjo juga akan menjadi penekanan. Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta diukur suhu tubuh sebelum masuk. Alur pengunjung juga diatur di Pasar Beringharjo agar tidak berpapasan dan untuk menjaga jarak.
“Pengunjung pasar akan kami tempeli stiker saat masuk. Itu sebagai tanda sudah diverifikasi, tapi masih minimal dari pengecekan suhu tubuh. Bagi pedagang penyuplai dari luar Yogyakarta, wajib menunjukan surat keterangan sehat dari daerah asal kepada petugas. Ini bukan mempersulit, tapi untuk melindungi masyarakat,” jelas Gunawan.

Selama libur panjang, dia menyampaikan operasional Pasar Beringharjo hanya sampai sore sebagai bentuk pembatasan di masa pendemi Covid-19. Sebelum pandemi, pasar ikon wisata belanja di Yogyakarta itu bukan hingga malam hari. Penyemprotan disinfektan juga rutin dilaksanakan di Pasar Beringharjo.(Tri)

Read previous post:
Iri Melihat Kesuksesan Anak Tiri

GELAR Haji dan Hajah sekarang sudah disandang kakak beradik Yono dan Yeyen. Semua mereka raih berkat kegigihan dalam berjuang selama

Close