Polisi Selamatkan Pencuri HP dari Amukan Massa

MLATI (MERAPI)- SP (39) warga Ngabean, Nogotirto, Gamping, Sleman diselamatkan polisi saat dihajar massa karena ketahuan mencuri handphone milik Desy Fatmawati (23) warga Munggang, Sidoharjo, Samigaluh, Kulonprogo di Dusun Bedingin, Sumberadi, Mlati. Pelaku mengaku nekat mencuri lantaran tak punya uang setelah dikeluarkan dari tempat kerjanya akibat pandemi corona.
Kapolsek Mlati Kompol Hariyanta melalui Kanit Reskrim Iptu Noor Dwi Cahyanto SH kepada wartawan, Minggu (25/10) mengatakan, pencurian terjadi di tempat kerja korban, sebuah toko pakaian di Jalan Kebonagung, Dusun Bedingin, Sumberadi, Mlati, Kamis (22/10) pukul 09.15 WIB.

Beruntung petugas yang sedang patroli melintas di sekitar lokasi kejadian dan segera mengamankan pelaku. Pelaku sejanjutnya digelandang ke Polsek Mlati, guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku kita amanakan dari amukan massa, tidak jauh dari lokasi pencurian handphone,” beber Iptu Dwi, kepada wartawan. Dikatakan, kejadian itu berawal saat korban memarkirkan sepeda motor di halaman toko dalam posisi handphone merk Oppo A1K miliknya diletakkan di dalam dashboard sepeda motor. Korban kemudian membuka pintu toko pakaian miliknya, sekitar pukul 08.50 WIB. “Korban selanjutnya masuk toko dan melakukan bersih-bersih di dalam toko,” ucapnya. Saat itu HP tertinggal di dashboard motor. Hal ini mengundang niat pelaku beraksi. Dia nampaknya sudah memantau korban sebelumnya.

Tak lama kemudian, pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 dan memarkirkan sepeda motornya di depan toko. Setelah memastikan situasi aman, pelaku mengambil handphone korban.
Namun naas, aksi pelaku mengambil handphone tersebut diketahui korban dari dalam toko. Korban kemudian berteriak sambil mengejar pelaku. Mendengar teriakan itu, pelaku panik dan meninggalkan lokasi. Di saat bersamaan, warga ikut mengejar pelaku. Sesampainya di Jalan Pundong, Dusun Tirtoadi, Mlati, pelaku berhasil diamankan warga yang langsung memukulinya bersama-sama. Tak lama berselang, anggota Unit Reskrim Polsek Mlati datang dan mengamankan pelaku dari amukan massa. Petugas juga menyita barang bukti handphone. Dia lantas dibawa ke kantor polisi. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekomoni usai dipecat dari pekerjaanya di sebuah restoran di daerah Gamping, Sleman.

“Pelaku ini juga seorang residivis kasus pencurian dan ditahan di LP Pajangan tahun 2018 lalu. Motif pelaku menlakukan pencurian karena ekonomi,” tandasnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. Petugas juga masih mengembangkan kasus pencurian tersebut. (Shn)

Read previous post:
Pemkot Yogya Susun Kriteria Hotel dan Restoran Penerima Hibah Pariwisata

Close