Ngebet Punya Motor, Nekat Curi Emas Majikan

GODEAN (MERAPI)- Gara-gara ingin punya sepeda motor, seorang pemuda berinisial JS (19) asal Gisting, Tanggamus, Lampung, nekat mencuri perhiasan emas milik majikannya sendiri, seorang pengusaha di Godean, Sleman. Naas bagi pelaku, dia dibekuk usai membeli motor dari hasil aksi mencurinya itu.
Akibat kejadian itu, korban Anis Kurnianingsih warga Sembuh Wetan, Sidokerto, Godean, kehilangan 18 gram emas senilai Rp 15 juta, terdiri dari gelang dan cincin.
“Pencurian itu dilakukan saat korban pergi outbond bersama karyawan lain dan keluarganya di Turi. Saat rumahya kosong pelaku langsung melakukan aksinya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Godean Iptu Bowo Susilo SH kepada wartawan, Rabu (21/10). Dia menambahkan, saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Godean, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Dikatakan Bowo, kejadian itu diketahui saat korban pulang dari outbond di daerah Turi, Sleman pada akir bulan lalu. Saat itu korban melihat lemari di dalam kamarnya berantakan. Dia lantas mengeceknya dan ternyata plastik yang berisi perhiasan emas beserta surat-surat raib.
Korban lantas melaporkan kejadian pencurian itu ke Polsek Godean guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan meminta keterangan pelapor dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Termasuk mengumpulkan data pendukung lain yang berhubungan dengan kasus tersebut. Hasilnya, pelaku pencurian mengarah ke JS. Alasannya saat kegiatan outbond itu, JS berada di rumah sendirian dan tak ikut bersama karyawan lain.

“Kecrigaan langsung mengarah kepada JS karena setelah kejadian, ia tidak ikut outbond. Setiap hari pelaku ini tinggal di mes tempatnya bekerja, yang sekaligus digunakan rumah majikannya,” ucap Bowo.
Selanjutnya korban memancing pelaku untuk datang ke rumahnya dengan alasan akan diberikan bonus. Tanpa curiga, pelaku datang. Dia tak menyangka jika di sana sudah ada polisi. Pelaku langsung ditangkap oleh anggota kepolisian Polsek Godean.
Dari pemeriksaan awal, pelaku langsung mengakui aksi pencurian itu. Dia mengatakan perhiasan korban sudah dijual dengan harga Rp 5 juta pada seseorang di daerah Gamping. Uang hasil penjualan Rp 2 juta digunakan untuk beli motor, dan Rp 3 juta guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tersangka JS juga mengaku bekerja di pabrik kulit lumpia milik korban baru sekitar empat bulan. Dia nekat mencuri karena ingin segera memiliki sepeda motor, namun tidak ada uang untuk membelinya.
“Saya ingin punya motor tapi tidak punya uang. Kemudian saya mencuri untuk membeli motor,” kata JS kepada petugas. (Shn)

Read previous post:
Bawaslu Kembali Tertibkan 386 APK Paslon

BANTUL (MERAPI) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul kembali melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan

Close