SELEKNAS SEA GAMES VIETNAM 2021 – Dua Pemanah DIY Raih Poin Tinggi

Para atlet panahan DIY saat menjalani Seleknas di GOR Sorowajan, Bantul, kemarin. (HARIAN MERAPI-BENI WIDYASWORO)

BANTUL (HARIAN MERAPI) – Dari delapan pemanah DIY divisi compound yang mengikuti seleksi nasional untuk masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) menghadapi SEA Games di Vietnam tahun 2021, hanya terdapat dua pemanah yang meraih poin tinggi. Keduanya dianggap mampu bersaing untuk bisa lolos pada seleksi yang dilakukan secara virtual pada Selasa (20/10).

Adapun pelaksanaan seleksi untuk wilayah DIY dilakukan di lapangan panahan kompleks GOR Sorowajan, Bantul. Pada seleksi tersebut, dua pemanah DIY yakni, Rico Choirul Azhar dan Baihaqi Mustafa Surya meraih poin cukup tinggi. “Untuk Rico 690 poin, sedangkan Baihaqi 692 poin,” tutur Pelatih Panahan DIY, Rahmat Sulistyawan seusai seleksi.

Sedangkan 6 pemanah DIY lainnya, yakni Rajendra Dharma, Hilmi Yumna, Nadifa Qotrunnada, Frederico Rifqi, Odilla Zaneta, Prima Wisnu Wardana. “Selain Rico dan Baihaqi, nilainya masih di bawah. Khusus Prima, dia sempat <I>off<P> latihan karena ada kegiatan berkaitan dengan pra jabatan PNS,” beber Rahmat.

Disinggung persaingan dengan pemanah dari daerah lain, Rahmat menyebutkan bahwa terdapat pemanah dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang berpotensi jadi pesaing kuat. “Persaingan mungkin dari Jateng dan Jabar, tadi ada yang poinnya 680 dan 670. Nah, ada beberapa pemanah kami yang tak bisa mengejar poin itu. Padahal untuk limit nasional sebenarnya bisa tembus tapi karena di tembakan awal kurang bagus, jadi mengejarnya agak sulit,” ujarnya.

Sementara itu, untuk nomor recurve yang digelar hari ini, Rahmat mengatakan bahwa pihaknya cukup optimistis terdapat pemanah DIY yang bisa lolos. Terdapat 5 pemanah DIY yang bakal mengikuti seleksi dan hanya memperebutkan kuota 2 atlet. Para pemanah DIY yang turun di nomor recurve meliputi, Mahanesvhara Dhavinta, Okka Bagus Subekti, Fauzia Putri Pertiwi, Lisnawanto Putra, dan Nurul Andriyani.

“Untuk yang compound hari ini sebenarnya cukup banyak yang dibutuhkan, yakni 12 atlet, 6 putra dan 6 putri. Nah, kalau untuk recurve, ini yang agak sulit karena hanya cari 2 atlet. Selebihnya sudah ada tim Pelatnas Olimpiade yang sudah terbentuk sebelumnya,” katanya. (Oro)

Read previous post:
Kulonprogo Disasar Penyelenggaraan Event Lanjutan Moro Borobudur

SETELAH sukses menggelar Moro Borobudur di Jawa Tengah, Event Organizer (EO) Java Dayu yang merupakan mitra Kementerian Pariwisata dan Ekonomi

Close