Proyek Kereta Bandara YIA Disatroni Pencuri, Kerugian Rp 200 Juta

TEMON (MERAPI) – Proyek pembangunan jalur kereta api bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kalurahan Kalidengen Kapanewon Temon Kulonprogo disatroni pencuri, Kamis (15/10). Akibatnya, dua perangkat mahal yakni CPU alat berat (backhoe) di area proyek tersebut hilang.
Dihubungi wartawan Jumat (16/10), Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, ada dua alat berat jenis backhoe yang CPU monitornya hilang dicuri.
“Setelah menerima laporan kejadian ini, kami menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi dan korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas,” kata Jeffry.

Ia menganalisa, area proyek kerap disatroni pencuri karena di dalamnya banyak barang mahal termasuk CPU dan monitor alat berat. Apalagi, dua barang ini cara pengambilannya sangat mudah.
“Pelaku kerap memanfaatkan kelengahan korban yang memarkir alat berat tanpa pengamanan ketat. Kami minta lebih berhati-hati,” imbuhnya.
Menurut keterangan, peristiwa pencurian di area proyek pembangunan jalur kereta api bandara YIA pertamakali diketahui Nur Fatah (42) operator alat berat di proyek rel kereta Bandara YIA. Pagi itu dia datang ke lokasi proyek dan mendapati kaca depan alat berat sudah tergeletak di tanah. Nur Fatah kemudian bergegas mengecek ke dalam dan mendapati beberapa piranti utama seperti CPU, monitor juga sensor engine sudah hilang.

Kabar adanya pencurian CPU monitor ini, ditindaklanjuti dengan pengecekan alat berat yang lain. Ternyata didapati ada satu CPU alat berat lainnya yang juga hilang. Akibat ulah pencuri ini, perusahan pelaksana proyek mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. “Kami masih meminta keterangan saksi dan mengembangkan temuan di lapangan untuk mengusut kasus ini. Doakan saja pelaku segera tertangkap,” tandasnya. (Unt)

Read previous post:
PENGUKUHAN PENGURUS BARU- KAI DIY Buka Posko Pengaduan dan Pendampingan

BANGUNTAPAN (MERAPI) - Bertepatan dengan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) DIY periode 2019- 2024, DPD

Close