PEMAIN PSS MULAI MENGELUH – Lanjutan Liga 1 Masih Gelap

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menolak mengeluarkan perizinan untuk kick off Liga 1 di awal November mendatang. Penolakan masih menggunakan alasan yang sama dengan sebelumnya yaitu demi menekan pertumbuhan positif Covid-19. Padahal Selasa (13/10) lalu seluruh klub peserta Liga 1 bersama PSSI dan PT LIB sepakat liga dilanjutkan paling cepat awal November dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Para pemain cukup resah dengan penolakan ini, apalagi belum jelas juga kapan Liga dimulai setelah izin ditolak. Andai Liga belum bergulir pada Desember atau Januari, nasib para pemain dan orang-orang yang hidupnya bergantung pada sepakbola makin gelap.

Bek Laskar Sembada, Zamzani mengungkapkannya, Rabu (14/10). “Kalau Liga 1 tidak bergulir akan merugikan pemain karena sebagai pesepakbola kompetisi menjadi tempat pencahariaan kami,” keluh Zamzani.

Jika melihat hasil kesepakatan pertemuan PT LIB, PSSI, dan manajer klub di Yogyakarta dua hari lalu, masih ada harapan Liga diputar ke Desember atau Januari. Namun, hasil tiga pertandingan yang sempat digelar dinyatakan dihapus karena PT LIB dan PSSI akan melaksanakan kompetisi dengan format baru yaitu pembagian wilayah.

Lalu jika kembali ke Januari, jadwal liga akan menabrak bulan Ramadan dan Piala Dunia U-20. Danilo Fernando, manajer Laskar Sembada masih berharap liga dilanjutkan karena para pemain sangat butuh kompetisi.

“Sekarang kami terus latihan sambil menunggu surat resmi dari PT LIB dan PSSI. Para pemain ini kasihan kalau tidak kompetisi, mereka ini aset bagi kami,” beber Danilo.

Sementara itu pihak PSSI menerima dengan lapang dada kembali ditolaknya perizinan liga di bulan November. Plt Sekjen PSSI, Yunus Yusi mengatakan mereka akan mematuhi keputusan kepolisian. Namun mereka juga terus berharap angka positif Covid di Indonesia turun lalu bisa menjalankan alternatif lainnya.

“Jika belum diizinkan karena alasan izin keramaian terkait Pilkada 2020, PSSI akan mencoba memulai pada 1 Januari 2021. Mudah-mudahan aspirasi klub agar kompetisi kembali digelar bisa menjadi kenyataan,” ujar Yunus Yusi. (Des)

Read previous post:
GoFood Gelar Promo Hari Jadi, Berikan Diskon Hingga Rp 100 Ribu

Close