Tak Punya Uang Curi HP Teman

NGAGLIK (MERAPI)- Seorang pemuda berinisial RS (25) warga Bekasi, Jawa Barat yang kos di Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik harus berurusan dengan pihak berwajib. Penyebabya, dia nekat menggasak handphone milik teman sekosnya, Muhammad Firgan Birnu Mualana (18). Pelaku nekat mencuri HP temanya itu karena tak punya uang.
Kapolsek Ngaglik, Sleman Kompol Tri Adi Sulistiya mengatakan, aksi pencurian dilakukan pelaku Rabu (7/10) siang saat kamar kos korban dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya. “Handphone itu diambil saat kamar kos korban kosong, ditinggal pemiliknya,” ujar Kompol Tri Adi Sulistiya kepada wartawan, Rabu (14/10).

Kompol Tri Adi menjelaskan, kasus ini terungkap saat Muhammad Firgan Birnu Mualana yang kos di Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik melaporkan handphone yang ditinggal di kamarnya saat dirinya pergi hilang.
Ia mengetahui kejadian itu saat kembali ke kamar pada pukul 11.00 WIB, handphone sudah tidak ada di tempatnya. Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi serta olah TKP.
Dari informasi yang dikumpulkan, pelaku pencurian mengarah kepada RZ yang tidak lain teman kos korban. Sebab ada penghuni kos lain yang tahu pelaku masuk ke kamar korban sesaat sebelum HP dilaporkan hilang. Di sisi lain, dia justru kabur usai kejadian itu. Berbekal informasi itu, petugas mengidentifikasi keberadaan pelaku.

Akhirnya dia diketahui berada di Bekasi. Polisi pun bergerak dan menangkapnya di Bekasi pada Selasa (13/10) dini hari. “Setelah tertangkap, pelaku langsung dibawa ke Polsek Ngaglik untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya. Dijelaskan, petugas masih mengembangkan perkara itu. Kepada polisi, RZ mengaku mengambil handphone itu pada Rabu (7/10) pagi pukul 09.30 WIB. Awalnya RZ ke kamar kos korban untuk pamit karena dirinya akan pergi ke Bekasi. Namun saat lihat kamar kos temannya itu sepi, dia pun menggasak handphone yang diletakkan di lantai kamar tidur.
Atas perbuatannya, RZ dijerat dengan pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Saat ini RZ mendekam di sel tahanan Polsek Ngaglik. (Shn)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Kamis (15/10/2020)

Close