Tolak Dimintai Jatah Preman, Juru Parkir Dikeroyok

DEPOK (MERAPI)- Aparat Polsek Depok Barat, Sleman mengamankan seorang berandalan berinisial TR (41) warga Wirogunan Yogya. Pelaku bersama 3 temannya nekat mengeroyok Adrian (39) warga Banguntapan, Bantul di Jalan Laksda Adi Sucipto, Caturtunggal Depok, Sleman, Senin (20/7) lalu. Penyebabnya, korban menolak saat pelaku dan temannya meminta uang jatah preman.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap tiga orang tersangka lainnya yang ikut menganiaya korban. “Motif penganiayaan itu karena korban yang sedang jaga parkir di sebuah warung lesehan itu, enggan dimintai jatah preman,” beber Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadewanto SH kepada wartawan, Senin (12/10).
Menurutnya, TR merupakan satu dari lima orang yang mendatangi korban, diduga yang melakukan penganiayaan sebanyak empat orang. Namun demikian, satu tersangka sudah ditangkap, tiga lainnya masih dalam pencarian.

“Tersangka TR diamankan belum lama ini, semoga dalam waktu dekat pelaku lainnya berhasil ditangkap. Kita sudah ketahui ciri-cirinya,” katanya.
Dikatakan Kompol Rachmadewanto, penganiayaan itu berawal saat korban yang sedang jaga parkir, didatangi para pelaku sekitar pukul 22.15. Setelah sempat terjadi obrolan, empat dari lima pelaku langsung melakukan pengeroyokan.
Korban dianiaya dengan menggunakan tangan kosong serta gir yang diikat sabuk. Mengetahui korban terluka, para pelaku kabur meninggalkan korban yang mengalami luka memar di pelipis kiri.
“Pelaku juga luka sobek kepala belakang dan luka cakaran pada bagian leher,” ucapnya.

Menurut keterangan korban, lanjut Kapolsek, para tersangka minta jatah parkir namun tidak diberi sehingga terjadi pengeroyokan tersebut. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Depok Barat.
Dari laporan korban, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Isnaini SH kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi-saksi. Alhasil satu tersangka diamankan, akhir pekan lalu.
“Saat kita tahu kemeradaan TR di daerah kampus UGM, dia langsung ditangkap. Ia mengakui perbuatannya dan dibawa ke Polsek Depok Barat,” tandasnya.

Atas perbuatannya, tersangka TR dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan tiga orang dan barang bukti gir juga juga masih dalam pencarian. “Pengeroyokan terjadi setelah korban tidak mau memberikan uang jatah parkir kepada para pelaku. Sehingga pelaku marah dan menganiaya korban,” pungkas Iptu Isnaini.(Shn)

Read previous post:
Hotel Ramai-ramai Ajukan Verifikasi Protokol Kesehatan

Close