Terekam CCTV, Pembakar Kafe Legian Dilaporkan Polisi

YOGYA (MERAPI)- Kafe Legian yang berada di persimpangan antara Jalan Maliobroo dan Jalan Perwakilan menjadi lokasi paling parah akibat demo rusuh menolak UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) lalu. Kerugian ditaksir Rp 500 juta dan pemilik kafe sudah melapor jika tempat usahanya dilempar molotov sebelum terbakar.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto kepada wartawan, Jumat (9/10) membenarkan jika pemilik kafe sudah lapor polisi. “Pukul 15.00 resmi lapor SPKT Polda DIY kalau Kafe Legian telah dibakar dan dirusak,” ujar Yuliyanto kepada wartawan kemarin.

Dia menyebut, kerugian yang dilaporkan sekitar Rp 500 juta. “Pelapor tidak kenal pelaku. Dia hanya melaporkan ada sekelompok orang yang lempar molotov dari jalan ke arah Kafe Legian,” jelasnya. Rekaman aksi pelemparan itu viral di media sosial. Dari rekaman CCTV itu memang terlihat beberapa orang melemparkan molotov hingga kafe terbakar.
Terkait pembakaran Kafe Legian, Kasat Reskrim Polresta Yogya AKP Riko Sanjaya SIK menegaskan saat ini penyidik masih terus melakukan penyelidikan di lapangan. “Kita lakukan penyelidikan dari rekaman CCTV,” jelasnya.
Putera pemilik Kafe Legian, Demas Prabowo Wicaksono saat dikonfirmasi, Jumat (9/10) mengatakan saat ini pihaknya sedang menghitung berapa total kerugian akibat kebakaran yang disinyalir melalap 30 persen bagian dari restoran tersebut. Diperkirakan dia rugi mencapai ratusan juta rupiah.

“Lebih kalau seratus juta kerugian kami gara-gara kebakaran kemarin. Ini lagi dihitung,” ungkapnya. Dia menceritakan kebakaran bermula saat mereka akan membuka resto tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Namun karena terjadi unjuk rasa besar-besaran, mereka urung membuka resto tersebut. Demas menyayangkan aksi pembakaran restoran milik keluarganya yang sudah berdiri sejak 1977.
Dia berharap pihak kepolisian bisa menangkap pelaku yang diduga melempar molotov di restoran dan pelaku dapat diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. “Kami juga akan tetap buka resto di bagian atas seperti biasanya,” imbuhnya.(Shn/C-4)

Read previous post:
Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Perusuh Demo di Malioboro Buruh Siswa SMK

Close