DUA MINGGU BEROPERASI RAWAT 29 PASIEN-Tinggal 5 OTG Corona yang Diisolasi di Shelter Tegalrejo

UMBULHARJO (MERAPI)-Sebanyak 24 pasien yang positif Covid-19 tanpa gejala telah selesai menjalani isolasi di shelter Rusunawa Tegalrejo Kota Yogyakarta. Termasuk kasus positif Covid-19 tanpa gejala pada satu keluarga yang isolasi di shelter. Kini tersisa ada sekitar 5 pasien konfirmasi positif tanpa gejala yang menjalani isolasi di shelter.
Koordinator Shelter Tegalrejo, Agus Sudrajat menyebut selama hampir 2 minggu shelter Tegalrejo beroperasional secara keseluruhan sudah menangani 29 pasien konfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

Mereka menjalani masa isolasi sesuai rekomendasi dari tiap puskesmas, karena kemungkinan ketika tes usap itu ada yang menunggu isolasi mandiri di rumah. Setelah hasilnya keluar, baru dibawa ke shelter Tegalrejo.
“Sekarang tinggal lima pasien di shelter. Dari segi pasien tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit. Artinya semua bisa ditangani di shelter sampai mereka selesai menjalani isolasi dengan baik,” kata Agus yang juga Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta kepada wartawan, Senin (5/10).
Dia menjelaskan dalam menangani kasus positif Covid-19 tanpa gejala mengacu pada protokol dari Kementerian kesehatan terkait isolasi mandiri. Pemkot Yogyakarta dalam kaitannya ini menyiapkan tempat bagi penduduk kota yang tidak bisa melaksanakan isoalsi mandiri di rumah. Kaidah isolasi mandiri sudah ada protokolnya seperti lamanya dan sebagainya.

“Sudah ada referensi sesuai protokol dari Kemenkes, sebenarnya yang melakukan isolasi mandiri dianggap sudah tidak potensi untuk menularkan yang lain,” ujarnya.
Menurutnya selama hampir 2 minggu shelter Tegalrejo beroperasional, tidak ada kendala yang berati. Ada sedikit kendal teknis seperti listrik mati dan diganti dengan genset 150 KWH. Tapi ternyata suara genset dikeluhkan penduduk sekitar menganggu, sehingga diberikan peredam suara.
Untuk mengantisipasi musim hujan, posko keamanan akan diperluas karena ukurannya kecil. Sedangkan jumlah petugas keamanan cukup banyak seperti Satpol PP Linmas. Mobil ambulanc PSC 118 dan tiga tim petugas juga disiagakan di shelter untuk layanan kesehatan bagi penghuni.
“Kami khawatir di musim peralihan seperti ini tingkat imunitas petugas bisa menurun. Makanya para petugas kami berikan multi vitamain terus. Kami juga minta kepada teman-teman kesehatan untuk memeriksa kesehatan para petugas di shelter,” terang Agus.

Pemkot Yogyakarta mencatat per Minggu (4/10) jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 42 orang, sembuh 336 orang dan meningal 16 orang. Sedangkan suspek ada 32 orang menjalani isolasi dan probable ada 11 orang.(Tri)

Read previous post:
Rentan Terpapar Corona, PKL Lansia Malioboro Diimbau Tak Jualan

Close