Masa Tanggap Darurat Covid-19 Diperpanjang Lagi

YOGYA (MERAPI)-Pemda DIY kembali memperpanjang status masa tanggap darurat Covid-19 selama satu bulan mulai 1 Oktober hingga 30 Oktober mendatang. Kebijakan diambil karena kasus Covid-19 di Yogyakarta masih terus meningkat.

Status perpanjangan masa tanggap darurat dikeluarkan melalui keputusan Gubernur Nomor 286/KEP/2020 tentang perpanjangan kelima status tanggap darurat bencana Covid-19 di Yogyakarta.
“Wong belum selesai (pandemi corona). (Jumlah kasus) masih fluktuatif seperti ini. Pasti diperpanjang kita gak tahu kapan selesai,” ungkap Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Selasa (29/9).
Sementara itu secara terpisah, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat hingga kelima kalinya ini harus benar-benar dilaksanakan dengan serius.

DPRD DIY meminta Pemda DIY untuk optimalisasi dan prioritaskan penanganan Covid-19 melalui sektor kesehatan. Ketegasan sanksi pelanggaran penerapan kedisiplinan protokol kesehatan Covid-19 juga perlu dimasifkan.
“Jadi kalau sekarang ini untuk mencegah itu, semua fasilitas kesehatan dan nakes harus ditambah. Termasuk shelter untuk warga dan nakes,” ungkapnya.
Seiring penambahan kasus Covid-19, ditambahkan, optimalisasi layanan kesehatan perlu dilakukan. Salah satunya penambahan shelter sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan kasus.
“Shelter perlu ditambah untuk antisipasi kalau terjadi sesuatu yang besar,” imbuhnya. Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY, Biworo Yuswantono menambahkan hal serupa. Dia mengatakan perpanjangan tanggap darurat akan dioptimalkan untuk penerapan kedisiplinan protokol Covid-19 dan tambahan sarana prasarana sektor kesehatan. “(Prioritas) penerapan kedisiplinan protokol kesehatan sama sosialisasi edukasi ya,” ungkapnya.(C-4)

Read previous post:
Cah Klitih Todong Polisi Pakai Pistol Angin

Close