Digelar Tiap Hari, Razia Masker Maki Gencar di Yogya

YOGYA (MERAPI)- Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan patroli pendisplinan penggunaan masker terus dijalankan melibatkan Saptol PP, Polresta dan Kodim setiap malam di Kota Yogyakarta. Para pelanggar diberikan sanksi sesuai ketentuan yang ada seperti sanksi sosial dan denda.
“Bukan (sanksi) dendanya. Tapi yang kami cari adalah kedisiplinan. Memang susah, pakai masker itu tidak enak. Tapi situasi pandemi seperti ini wajib gunakan masker,” ujar Haryadi, Selasa (22/9).

Pemkot Yogyakarta mencatat dari hasil penertiban protokol kesehatan pada Sabtu (19/9) ada 83 orang melanggar tak memakai masker di kawasan Tugu Yogyakarta. Pada Minggu (20/9) malam ada 106 orang melanggar tidak memakai masker di kawasan Alun-alun utara. Sedangkan pada Senin (21/9) malam ada 70 orang melanggar tak mengenakan masker di kawasan Malioboro. Para pelanggar dikenai sanksi sosial, tapi sebagian memilih sanksi fisik seperti push up dan sanksi denda Rp 100.000 sesuai Perwal nomor 51 tahun 2020.
“Ini menunjukkan untuk membiasakan masyarakat mempakai masker perlu tindakan yang sifatnya penegakan hukum. Sanksi sosial dan denda untuk menyadarkan masyarakat agar tidak menyepelekan protokol kesehatan. Harapannya masyarakat semakin banyak yang sadar,” tambah Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi.

Menurutnya protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan menjadi pertahanan akhir untuk mencegah sebaran Covid-19. Pasalnya kini kasus positif Covid-19 didominasi tanpa gejala. Masker yang digunakan disarankan yang memenuhi standar melidungi dari virus. “Misalnya memakai masker scuba sebaiknya dilapisi atau didobel agar perlindungan maksimal,” ujarnya.(Tri)

Read previous post:
Main Hakim Sendiri Tewaskan Maling HP, 3 Warga Ditahan Polisi

Close