2 Warga Positif Corona, Pasar Jowa Ditutup 3 Hari


WONOSARI (MERAPI)-Setelah dua orang warga sekitar Pasar Rakyat Jowa Kalurahan Girisekar, Panggang, Gunungkidul terkonfirmasi positif Covid-19, pasar tersebut terpaksa ditutup sementara mencegah terjadinya penularan lebih meluas sejak Selasa (22/9). Penutupan sementara kegiatan pasar rakyat ini bertujuan agar warga tak resah serta sebagai salah satu bentuk mencegah terjadinya penularan meluas.
“Pergerakan Covid-19 di Panggang termasuk di Girisekar masih terus terjadi. Karena itu kita ambil kebijakan untuk menutup sementara kegiatan di Pasar Jowa,” kata Lurah Girisekar, Panggang, Gunungkidul Sutarpan kepada wartawan, Selasa (22/9).

Dikatakan, selain melakukan penutupan sementara waktu kegiatan jual beli di pasar rakyat Jowa, penyemprotan menggunakan desinfektan juga terus dilakukan. Tidak hanya di pusat kerumunan massa termasuk pasar, tetapi juga di rumah-rumah warga dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Sedangkan yang berkaitan dengan kebijakan penutupan sementara di Pasar Jowa, Sutarpan menegaskan keputusan ini berdasarkan kesepakatan antara warga dengan pemerintah kalurahan. Harapannya penutupan pasar bisa memutus mata rantai penyebaran virus melalui kerumunan. “Kita tutup sementara 3 hari dan setelah itu kegitan pasar akan dibuka kembali,” imbuhnya.

Menurut Sutarpan, para pedagang maupun pengunjung pasar sangat memahami lantaran sebelumnya memang ada 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal yang sama juga sudah dilakukan sebelumnya di Kalurahan Jetis, Saptosari yang jaraknya antara Pasar Jowa dengan Kalurahan Jetis tidak begitu jauh. “Untuk penyemprotan di lingkungan warga juga sudah dilakukan dari tingkat RT hingga kalurahan,” tambah Bhabinkamtibmas Desa Girisekar, Aipda Yayan Eko.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dalam minggu ini melaporkan pergerakan Covid-19 memang masih terus terjadi dan bahkan ditemukan lagi pasien tambahan meninggal dunia yakni perempuan usia 24 tahun warga Kapanewon Playen. Pertambahan terkonfirmasi positif juga terus bertambah dan dari penelusuran dinkes, terbanyak karena memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. “Sejak Pandemi Covid-19 hingga sekarang jumlah terkonfirmasi kumulatif ada 225 orang, dalam perawatan 19 orang, sembuh 198 orang dan meninggal sebanyak 8 orang,” terang Kadinkes Gunungkidul dr Dewi Irawaty M Kes (Pur)

Read previous post:
11 Ibu Hamil Tanpa Gejala Covid Tempati Selter Tegalrejo

Close