Lambaian Tangan Disangka Guyon, Mahasiswa Tewas Tenggelam di Sungai Oya


BANTUL (MERAPI)- Seorang mahasiswa kampus negeri di Yogya, Ainurrizqi (22) asal Dusun Luwang, Tayu, Pati, Jawa Tengah tewas tenggelam di Sungai Oya Dusun Kedungjati, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Minggu (20/9). Korban yang saat itu tengah melakukan penelitian di dasar sungai tersebut sempat meminta pertolongan dengan lambaian tangan, namun disangka hanya bercanda.
Setelah dilakukan pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan, polisi pun menyimpulkan kejadian itu murni kecelakaan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian mengungkapkan, musibah tersebut terjadi menjelang tengah hari. Kemarin siang, awalnya rombongan korban berjumlah 15 orang datang ke aliran Sunyai Oya Dusun Kedungjati dengan tujuan melaksanakan tugas yakni observasi tentang satwa endemik di sungai. Di tengah kegiatan tersebut, korban kemudian berinisiatif hendak mengambil gambar ikan di dasar sungai. Dia langsung menceburkan diri ke sungai seorang diri. Namun dia tak sadar masuk ke sungai yang dalam. Korban kaget. Dia berusaha menyelamatkan diri dengan melambaikan tangan minta tolong.
Namun oleh sejumlah rekannya di tepi sungai, hal tersebut dikira bercanda. Sebab ada informasi jika korban merupakan atlet renang sehingga tak ada yang curiga dia akan tenggelam. Namun ternyata, lama-lama korban tak muncul ke permukaan. Sejumlah temannya panik. Mereka kemudian memberitahukan warga sekitar.

Setelah peristiwa tersebut, rombongan mahasiswa bersama warga berusaha mencari dengan menyusuri sungai. Tak berapa lama, warga menemukan korban di tepi sungai sisi utara. Korban kemudian dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul bersama Satuan Polisi Pamong Praja Bantul yang siang itu tengah patroli. Namun saat sampai di rumah sakit, dia diketahui telah tewas.
Kasi Pelayanan Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri, Danang Kumorojati mengungkapkan menurut informasi yang beredar, rombongan korban sedang melakukan penelitian tentang satwa endemik di Sungai Oya. Dari pemerintah Desa Selopamioro sendiri belum menerima surat pengajuan izin untuk melaksanakan kegiatan penelitian itu.

“Kami tidak mengetahui secara pasti, karena ketika peristiwa terjadi kami sedang ada kunjungan. Selain itu rombongan korban ini lewatnya di Sriharjo Kecamatan Imogiri. Sehingga kami belum sempat menanyakan terkait dengan kegiatan itu. Tetapi memang peristiwa itu terjadi di Sungai Oya Jetis Kedungjati Selopamioro Imogiri Bantul,” ujar Danang. (Roy)

Read previous post:
Positif Corona Melonjak di Yogya, 4 Pasien Meninggal

Close