Positif Corona di Yogya Tembus 2.000 Kasus

YOGYA (MERAPI)-Pasien positif Covid-19 di Yogya kembali melonjak. Pemda DIY melaporkan penambahan 53 kasus positif Covid-19, Jumat (18/9) sehingga total kasus positif di Yogyakarta tembus 2.037 kasus.
Jumlah sampel yang diperiksa kemarin sebanyak 742 sampel dan 677 orang.
“Adapun akumulasi total sampel diperiksa hingga saat ini sebanyak 62.588 sampel dan 49.534 orang,” ungkap Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.
Dia mengatakan, distribusi kasus berdasarkan domisili terdiri dari 16 warga Kota Yogyakarta, lima warga Bantul, tiga warga Kulonprogo, dan 29 warga Sleman.

Sementara itu, distribusi kasus berdasarkan riwayat terdiri dari empat kasus hasil screening karyawan kesehatan, 38 kasus hasil tracing kasus sebelumnya, satu kasus perjalanan luar daerah, tiga kasus periksa mandiri, dan tujuh kasus masih dalam penelusuran.
“Sementara laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 31 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 1.471 kasus,” imbuh Berty.
Distribusi kasus sembuh berdasarkan domisili terdiri dari tujuh warga Kota Yogyakarta, lima warga Bantul, dan 19 warga Sleman.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menambahkan pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo, dalam 24 jam terakhir bertambah empat kasus, sehingga total menjadi 130 orang.

Baning Rahayujati mengatakan empat pasien konfirmasi baru, yakni KP-127 seorang laki-laki warga Kecamatan/ Kapanewon Wates yang memiliki kontak KP-116, KP-128 seorang perempuan Wates memiliki kontak dengan KP-118, KP-129 merupakan perempuan warga Wates memiliki kontak KP-118, dan KP-130 seorang perempuan warga Wates memiliki kontak KP-118.
“Keempat pasien diisolasi di Rumah Singgah Teratai,” kata Baning.
Ia mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulonprogo total suspek sebanyak 2.130 kasus dengan rincian 11 probable meninggal dunia, 130 konfirmasi, dan 1.989 discarded. Dari 130 konformasi rinciannya yakni 17 menjalani isolasi di rumah sakit rujukan, 44 isolasi mandiri, 66 sembuh dan tiga orang meninggal dunia.
Selanjutnya, jumlah kasus tingkat kecamatan berdasarkan kasus tertinggi, Pengasih sebanyak 24 kasus, Wates 23 kasus, Lendah 20 kasus, Sentolo 17 kasus, Temon 15 kasus, Galur 12 kasus, Kokap dan Panjatan masing-masing empat kasus, Kalibawang dua kasus, Samigaluh satu kasus, dan Girimulyo nol kasus.

“Kami mewaspadai perkembangan pasien konfirmasi Covid-19, khususnya di Pengasih dan Wates yang angkanya cukup tinggi,” katanya.(C-4)

Read previous post:
Cegah Predator ABG

PUNYA anak perempuan yang telah menginjak dewasa atau dikenal dengan istilah anak baru gede (ABG) harus ekstra hati-hati. Jangan biarkan

Close