Pedagang Pasar Rela Beli 1.000 Masker untuk Dibagikan Gratis

SLEMAN (MERAPI)- Untuk mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Sleman, Anggota Polsek Sleman, melaksanakan razia warga tidak menggunakan masker di depan Pasar Klitikan Sleman, Jumat (18/9). Dalam kesempatan itu, petugas juga membagikan 1.000 masker kepada pedagang. Masker itu merupakan bantuan seorang pedagang yang prihatin dengan meningkatnya angka kasus corona.
Bagi pelanggar protokol kesehatan, mereka dihukum berbagai jenis sanksi, mulai menganyi lagu nasional hingga membaca butir Pancasila.
Razia dilakukan bersama Muspika Sleman, yakni Kapolsek Sleman AKP Irwiantoro dan Danramil Sleman Kapt Arm Wahyu Kuncoro, Camat Sleman Mustadi dan berbagai unsur serta gugus tugas penanganan Covid-19.
“Kegiatan razia yang bertajuk Operasi Yustisi ini merupakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker saat keluar rumah,” jelas AKP Irwiantoro.

Saat melaksanakan razia, jelasnya, anggota Polsek Sleman mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin kesehatan dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Utamanya menggunakan masker saat beraktivitas, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
Meski sudah sering dirazia, jelas Irwiantoro namun nyatanya masih ada masyarakat yang tidak memakai masker. Mereka yang kedapatan melanggar langsung dihukum. Bukan hukuman fisik namun hanya diminta menyanyikan lagu nasional. Selain itu mereka juga diminta pengucapan butir Pancasila, termasuk seorang pria warga Sleman yang terjaring razia.
Mungkn karena saking groginya, pengunjung pasar itu lupa menyebutkan sila keempat dan kelima Pancasila. Akhirnya setelah dibantu Muspika Sleman dan gugus tugas Covid-19, dia pun lancar mengucapkan butir Pancasila.

Setelahnya, lelaki paruh baya itu diberikan masker oleh petugas. Camat Sleman Mustadi menambahkan, kedatangan petugas ke Pasar Klitikan Sleman untuk mengingatkan pentingnya penggunaan masker karena masih di masa pandemi Covid-19. “Melalui operasi ini, kita berikan edukasi pada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Kalau ada yang tak pakai masker kita berikan sanksi, dan kita beri masker,” beber Mustadi, di sela-sela kegiatan.
Dari para pelanggar yang diberikan sanksi, semuanya adalah pengunjung pasar. Meski begitu, kata Mustadi, secara umun pengunjung pasar sudah tertib. “Memang ada beberapa pengunjung pasar masih melanggar, tapi secara keseluruhan tingkat kedisiplinan pengunjung dan pedagang pasar mendekati 100 persen,” tandasnya.

Meski demikian dia mencatat masih ditemukan adanya penjual yang tidak menggunakan masker sebagaimana mestinya seperti tidak menutup hingga hidung. Sehingga perlu diberikan edukasi. Dalam kesempatan itu, petugas juga membagikan 1.000 masker kepada pengunjung maupun pedagang pasar. Masker itu merupakan pemberian pedagang pasar setempat, bernama Gunawan warga Secang, Magelang.
Masker tersebut diberikan karena keprihatinan dia terhadap sesama pedagang pasar. Bahkan ia rela merogoh uang Rp 3 juta, untuk membeli 1.000 masker dan dibagikan kepada para pedagang maupun pengunjung. “Saya prihatin karena jumlah positif covid-19 semakin bertambah banyak. Harapan di Pasar Klitikan ini tidak ada yang kena Covid-19, sehingga pasar tetap buka,” ujar Gunnawan.(Shn)

Read previous post:
PEMKOT YOGYA TETAPKAN SYARAT KHUSUS-Tak Semua OTG Bisa Diisolasi di Shelter

Close