DIGELAR FAPET UGM – Pertama di Indonesia, Kontes Sapi Perah Semi Virtual

Pelaksanaan kontes sapi perah semi virtual.(MERAPI-ISTIMEWA)

FAKULTAS Peternakan (Fapet) UGM bekerja sama dengan Koperasi Sekunder Sarana Usaha Warga Sejahtera Sleman menyelenggarakan kontes sapi perah semi virtual pertama di Indonesia, baru-baru ini. Proses penjurian serta pengumuman pemenang dilakukan secara daring dan langsung diikuti h 72 sapi milik peternak yang tergabung dalam koperasi setempat.

Menurut Dosen Fapet UGM yang juga ketua panitia kegiatan Ir Yuni Suranindyah MS PhD IPM, acara tersebut diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat skema Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna. Pada tahap awal, setiap kelompok peternak mengidentifikasi dan menyeleksi ternak yang akan diikutkan kontes dengan berdasarkan pada petunjuk teknis yang diunggah di YouTube. Petunjuk teknis ini berupa pengukuran kuantitatif dan kualitatif yang dibuat oleh pakar dengan memperhatikan Standar Nasional Indonesia (SNI) sapi perah.

“Cara ini diharapkan dapat melatih kemampuan peternak dalam mengambil data ukuran tubuh sapi perah dan sifat-sifat yang mencerminkan produksi susu sapi,” jelasnya.
Dengan adanya kontes tersebut, lanjut Suranindyah, antara lain akan memotivasi peternak dalam memproduksi bibit sapi perah yang berkualitas sekaligus mendampingi para peternak dalam melakukan penjaringan bibit di lingkup koperasi susu. Adapun tujuan jangka panjang dari kontes ini adalah koperasi mampu membentuk pola pembesaran bibit sapi perah unggul dari peternak secara mandiri. Kualitas bibit yang disediakan secara mandiri lebih baik, dijamin sehat dan tidak tertular penyakit dari luar, serta dapat dipilih keturunan dari sapi dengan produksi susu tinggi.

Sementara itu Dekan Fapet UGM, Prof Dr Ir Ali Agus DAA DEA IPU ASEAN Eng mengungkapkan, pengabdian masyarakat merupakan komitmen UGM yang dilahirkan pada masa perjuangan untuk menegakkan kemerdekaan dan untuk membantu mencerdaskan masyarakat. Selain itu ilmu pengetahuan teknologi yang dikembangkan di Fapet UGM harus disampaikan ke masyarakat termasuk peternak sapi perah,apalagi UGM berada di Sleman. Oleh karena itu, Fapet UGM berkomitmen untuk selalu mendukung transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan ketrampilan dan kesejahteraan masyarakat.

“Fapet UGM turut gembira atas keberadaan dan kiprah Koperasi Sekunder Sarana Usaha Warga Sejahtera Sleman. Adanya koperasi ini mempercepat langkah maju perekonomian dari sektor persusuan berbasis kerakyatan karena bekerjasama dengan peternak dan untuk saling menguatkan,” tegasnya. (Yan)

Read previous post:
Empat Anggota DPRD DIY Positif Corona

Close