Komplotan Begal 3 Bulan Berpindah-pindah Kos Hindari Kejaran Polisi

YOGYA (MERAPI)- Tiga bulan usai beraksi membacok dan merampas motor, begal motor sadis, RS baru bisa dibekuk aparat Polresta Yogya. Polisi menyebut empat pelaku, tiga di antaranya masih buron tergolong licin.
“Waktu penangkapan ini sedikit lama karena para tersangka ini tergolong licin. Meraka selalu berpindah-pindah rumah kos usai kejadian itu,” ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Rico Sanjaya SIK kepada wartawan, Senin (14/9).
Rico menambahkan, pera pelaku juga sadar jika diburu polisi. Mereka pun selalu berkeliling dari Sleman, Bantul dan Kota Yogya sebelum tiga orang anggota komplotan ini kabur keluar kota. Sementara satu yang tersisa di Yogya, RS berhasil diamankan.

Kepada petugas, tersangka RS mengaku sepeda motor hasil merampas sudah dipreteli dan dijual secara terpisah di pasar loak. Sedangkan mesin sepeda motor dijual pada seseorang di daerah Kasihan Bantul dengan harga Rp 600 ribu.
“Total motor itu yang berhasil dijual Rp 2 juta, dibagi rata untuk empat tersangka. Sedangkan penadah saat ini berhasil kabur di Sukoharjo dan masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Menurut AKP Rico Sanjaya, sepeda motor sengaja dijual secara terpisah agar mudah laku dan menghilangkan jejak dari pengejaran petugas. Ide tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan dari masing-masing tersangka.

“Motif begal karena ekonomi. Kemudian mereka merencanakan aksi kejahatan itu, sasarannya acak. Komplotan ini sangat sadis karena tidak segan untuk melukai korban,” ujar AKP Rico.
Atas perbuatannya, para tersangka RS yang bekerja sebagai tukang parkir ini dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Seperti diketahui, Tim Resmob Polresta Yogyakarta dan Polsek Umbulharjo berhasil mengungkap komplotan begal sadis yang beraksi di Kota Yogya. Satu anggota komplotan ini berhasil dibekuk, sedang tiga lain masih buron. Mereka cukup sadis dan tidak segan melukai korbannya dengan membacok menggunakan golok.

Menurut keterangan, satu orang yang ditangkap berinisal RS (32) warga Sosrodipuran, Gedongtengen, Yogya. Sementara itu tiga orang anggota komplotan lainnya berhasil meloloskan diri dan saat ini masih dalam pengejaran petugas.(Shn)

Read previous post:
Motor Nabrak Pohon, 2 Remaja Tewas

Close