Tak Punya Uang, Pelajar Nyuri Elpiji

KALASAN (MERAPI)- Dua orang remaja di bawah umur, salah satunya berstatus pelajar SMP diamankan aparat Polsek Kalasan, Kamis (10/9). Penyebabnya, mereka nekat mencuri empat tabung gas milik warga karena tak punya uang.
Dua orang pelaku tersebut yakni SP (15) remaja putus sekolah warga Plumbon, Banguntapan, Bantul dan NA (14) pelajar SMP warga Pasekan, Maguwoharjo, Depok. Hingga saat ini petugas masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.
Kapolsek Kalasan Kompol Sumantri didampingi Kanit Reskrim AKP Purwanto kepada wartawan kemarin mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu (9/9) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, pelaku mengambil tabung gas milik Parmini (61) warga Babadan, Purwomartani, Kalasan.

Dijelaskan Kompol Sumantri, sebelum kejadian sekitar pukul 12.30 WIB, korban Parmini berada di rumahnya. Tidak lama kemudian, korban mendengar suara seperti tabung gas yang jatuh di toko kelontong miliknya.
Mengetahui hal itu, korban lantas masuk ke dalam tokonya. Saat itu dia mendapati ada 2 pelaku tengah mengambil 4 tabung gas miliknya yaitu 2 tabung gas 5 kg dan 2 tabung gas 3 kg. Sontak korban berteriak.
Teriakan korban didengar pelaku hingga mereka langsung berusaha melarikan diri. Warga sekitar mendatangi rumah korban untuk membantu melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.
Pelaku kabur dengan sepeda motor Honda Vario kemudian dikejar oleh warga setempat. Setelah terjadi kejar-kejaran antara pelaku dengan warga, sesampainya di Dusun Sambiroto, Purwomartani, satu pelaku berhasil ditangkap.

“Satu orang pelaku SP berhasil ditangkap, sedangkan satu orang pelaku NA berhasil melarikan diri,” ucap Kompol Sumantri. Setelah dilakukan penyelidikan dengan mengembangkan keterangan SP, polisi berhasil mengetahui persembunyian pelaku yang melarikan diri. Tidak mau buruannya lepas, petugas lantas melakukan penangkapan terhadap NA di Dusun Pasekan sekitar pukul 15.40 WIB.
“Atas perbuatannya tersebut, dua pelaku itu terancam pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Stop Main Pukul

TENTU wajar seorang kakak membela adiknya. Apalagi bila adiknya mendapat perlakuan tak mengenakkan, sang kakak tampil membela adiknya. Namun, pembelaan

Close