Terlilit Utang, Suami Siri Disuruh Mencuri Sampai 5 Kali

NGEMPLAK (MERAPI)- Gara-gara terlilit utang, seorang wanita, PR (32) asal Sleman nekat menyuruh suami sirinya SH (38) warga Magelang untuk mencuri di sebuah rumah kos di Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Tak tangung-tanggung, SH beraksi hingga lima kali dengan menggasak motor trail hingga mesin las. Pelaku bisa tahu seluk-beluk kos karena penjaganya merupakan ayah dari PR.
Setelah buron lebih dari sebulan, kedua pelaku pun kemudian diamankan aparat Polsek Ngemplak dan Polres Sleman. “Kedua tersangka ini dengan leluasa mengambil barang berharga dalam rumah kos karena sebelumnya PR mencuri kunci pintu gudang yang disimpan oleh penjaga kos yang merupakan bapaknya,” ucap Kapolsek Ngemplak Kompol Wiwik Haritulasmi kepada wartawan, Selasa (1/9).

Dijelaskan Kompol Wiwik, dalam menjalankan aksinya itu tersangka berhasil mengambil dua motor trail, ban mobil, veleg mobil, mesin las, gerinda listrik, alat pemotong besi, televisi, antena dan beberapa komponen sepeda motor.
Akibat kejadian tersebut, pemilik kos yakni korban Yoanito Tondy (36) warga Demangan Gondokusuman Yogya mengalami kerugian mencapai Rp 35 juta. Saat ini penyidik Polsek Ngemplak, dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sutriyono masih terus mendalami perkara ini. “Pencurian dilakukan bertahap atau sebanyak 5 kali, mulai tanggal 6 sampai 19 Agustus 2020. Total kerugian yang ditanggung pemilik kos sekitar Rp 35 juta,” katanya.

Dikatakan, rangkaian pencurian itu baru diketahui Sabtu (22/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu penjaga kos yang merupakan ayah PR, bermaksud mengambil barang berupa kerpos genteng, di rumah kos di wilayah Jetis Wedomartani Ngemplak Sleman. Karena kunci rumah kos itu hilang, maka saksi berusaha masuk dengan cara memanjat melalui atap. Namun setelah sampai di dalam kos, dia sadar kalau beberapa barang di dalam gudang sudah tidak ada di tempatnya. Sadar ada maling masuk, saksi menghubungi pemilik kos dan melaporkan pencurian itu ke Polsek Ngemplak.
Usai Mendapat laporan, petugas lantas melakukan olah TKP. Awalnya polisi tak menemukan kerusakan di gudang kos yang disatroni pelaku. Polisi lalu melakukan patroli online. Saat itu petugas mencurigai adanya iklan barang-barang curian yang dijual di media sosial. Setelah dikonfirmasi, korban membenarkan kalau barang yang ditawarkan di media sosial itu merupakan miliknya yang hilang. Polisi kemudian menelusuri barang itu dan ternyata mengarah ke PR sebagai penjualnya.

Setelah mengantongi identitas tersangka, petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil melakukan penangkapan. Awalnya SH diamankan daerah Magelang Jawa Tengah. Saat dilakukan pengembangan, PR menyusul berhasil diringkus. “Pelaku perempuan yakni PR, merupakan anak dari penjaga kos dan mengaku mengambil kunci yang disimpan bapaknya untuk membuka gudang,” katanya. Hingga kemarin, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan polisi. SH ditahan di Polsek Ngemplak dan PR ditahan di Polres Sleman. “Keterangan keduanya masih kami kembangkan,” tandasnya. (Shn)

Read previous post:
Gelora Sleman Dukung Kustini-Danang Maharsa

MLATI (MERAPI) - Kekuatan pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan

Close