Pekan Depan Kontrak PSS Beres

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Manajemen PSS Sleman tampaknya tak mau menunda waktu menyelesaikan renegoisasi kontrak para pemain dan pelatih. Manajemen dan PT Putra Sleman Sembada (PSS) menjanjikan pekan depan akan menuntaskan renegoisasi kontrak yang besarannya sesuai dengan instruksi PSSI dan rancangan anggaran mereka. Direktur Utama (Dirut) PT PSS, Marco Paulo Garcia mengatakan proses komunikasi akan dimulai Senin (17/8) lusa.

“Kami rencana Senin mulai bicara. Pendekatannya ke pemain jelas beda satu sama lain. Landasan kami renegoisasi ya instruksi PSSI dan rancangan anggaran. Kami memperbarui rancangan anggaran karena mengalkulasi banyak hal lainnya,” kata Marco.

Komunikasi akan dilakukan dengan tatap muka dan virtual karena rencananya pemain harus kembali ke Sleman mulai 20 Agustus setelah terlebih dulu menjalani rapid test di kampung halaman masing-masing. Para pemain yang sudah berada di Sleman lebih awal seperti Derry Rachman, Wahyu Sukarta, Batata, dan Yevhen Bokhasvili akan ditemui terlebih dulu. “Soalnya kami beri waktu pemain kumpul dari 20 sampai 21 Agustus. Sampai di Sleman mereka akan dites lagi lalu kita mulai bicara soal renegoisasi,” beber eks CEO Badak Lampung itu.

Manajemen sendiri mempercepat pembahasan renegoisasi kontrak karena ingin segera memulai persiapan menuju liga. Andai mencapai kesepakatan dengan pemain dan pelatih lebih cepat akan memengaruhi psikologis pemain. Apalagi dalam sepekan terakhir PSS dapat isu tak sedap tak punya anggaran untuk menggaji pemain terutama pemain asing. Isu itu sendiri datang setelah agen Aaron Evans menanyakan perihal besaran kontrak pada manajemen selama masa pandemi itu. “Kalau selesai kita bisa langsung gas untuk latihan. Biar pemain juga fokus latihan bersama pelatih, yang ada dalam kepala mereka adalah bagaimana berjuang di lapangan. Makanya kami ingin menyelesaikan soal kontrak dulu biar lega semuanya,” sambung Marco.

Pelatih PSS, Dejan Antonic juga menginginkan agar pembahasan kontrak bisa selesai sebelum latihan bersama. Ia tak mau bila saat latihan nanti para pemain dan stafnya setengah hati karena belum tuntasnya persoalan gaji. Terlebih lagi manajemen punya target besar agar PSS bisa memperbaiki posisi musim lalu di liga yang akan digelar selama lima bulan itu. “Apapun persoalannya, dari administratif atau lainnya harus bisa selesai sebelum latihan. Targetnya cukup tinggi, jadi latihan tidak boleh terdistraksi dengan apapun juga,” tegas Dejan.

Situasi di DIY sendiri sebenarnya belum ideal untuk menggelar aktivitas olahraga. Pasalnya angka Covid-19 di DIY terus mengalami kenaikan. Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DIY mulai mewanti-wanti agar aktivitas olahraga dengan benturan fisik benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat sejak latihan. Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengingatkan ada dua hal yang harus diperhatikan tim olahraga saat mulai menggelar latihan bersama. Pertama adalah melakukan karantina ketat terhadap seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan pihak yang terlibat selama latihan bersama. Para pemain tidak boleh bertemu dengan pihak lain selama latihan.

“Kedua, ada satu orang tracker. Dia bisa melacak perjalanan dan aktivitas seluruh pemain tiap harinya. Berkomunikasi dengan siapa lewat apa sebelum berangkat atau sesudah latihan,” tegas Birawa. (Des)

Read previous post:
Kantil Musuh Bebuyutan Serangan Vertigo

TANAMAN kantil mempunyai sejumlah nama lain, misalnya cempaka putih, cempaka bodas, sampaka mopusi dan gading putih. Tanaman bermanfaat bagi kesehatan

Close