DAMPAK PANDEMI COVID-19 – Popwil Tahun Ini Ditiadakan

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Sempat ada keraguan untuk tetap menggelar Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) yang diagendakan pada bulan November 2020 mendatang, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI akhirnya secara resmi meniadakan kegiatan tersebut. Pada Popwil tahun ini, DIY sebenarnya akan menjalani pertandingan di wilayah III bersama Kalimantan Utara, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Tengah, Banten dan tuan rumah Kalimantan Selatan.

Menurut Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY, Eka Heru Prasetya, kepastian tidak adanya penyelenggaraan Popwil tahun ini secara resmi telah diumumkan oleh Kemenpora melalui surat bernomor 8.10.1/DIV-1/VIII/2020 tertanggal 10 Agustus 2020. Surat tersebut ditandatangani Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Washinton.

Disebutkan oleh Eka Heru, keputusan ditiadakannya Popwil tahun 2020 merupakan hasil rapat yang digelar secara online oleh Kemenpora. Berdasarkan rapat online tersebut, sebagian besar daerah menyetujui dibatalkannya penyelenggaraan Popwil karena memang terkendala masalah pendanaan.

“Dalam surat yang diterbitkan Kemenpora, sebagian besar daerah memang terkendala dana untuk ikut Popwil. Karena kan memang anggaran pemerintah daerah banyak yang difokuskan untuk penanganan covid-19, termasuk di DIY juga,” ujarnya di Yogya, Jumat (14/8).

Selain itu, Eka Heru menambahkan bahwa dalam rapat tersebut juga terdapat usulan terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2021. Adapun ketentuan peserta yang berhak lolos pada Popnas berdasarkan hasil Popwil sebelumnya, yakni tahun 2018.

Namun terdapat usulan dari beberapa daerah, khusus untuk cabang olahraga (cabor) tenis meja, semua daerah berhak lolos ke Popnas 2021. Sebagai alternatif, pihak Kemenpora akan menambah kuota untuk daerah yang lolos ke Popnas 2021.

Lebih lanjut, Eka Heru mengatakan bahwa Kemenpora siap menindaklanjuti usulan-usulan dari daerah terkait data keikutsertaan cabor yang masing-masing daerah pada Popnas mendatang. “Kalau soal keikutsertaan di Popnas di cabor apa saja, kami belum bisa menentukan. Kami menunggu anggaran yang tersedia untuk Popnas dari APBD tahun 2021,” katanya. (Oro)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Sabtu (15/8/2020)

Close