PSS Siapkan Lapangan YIS untuk Latihan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Pemain dan pelatih PSS Sleman lega. Mereka tak harus berbagi Stadion Maguwoharjo untuk menggelar latihan dengan Persiraja Banda Aceh dan Borneo FC selama kompetisi berlangsung. Manajemen telah menjalin komunikasi dengan pengelola lapangan Yogyakarta International School (YIS) agar bisa digunakan Bagus Nirwanto dan kawan-kawan berlatih intensif di bawah pelatih kepala Dejan Antonic selama kompetisi.

“Rencana memang ke YIS. Beberapa hari terakhir kami sudah menjalin komunikasi dengan pengelola terkait penggunaan,” kata Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suyatna kepada Merapi, Selasa (11/8).

Berbagi lapangan sekaligus venue pertandingan dengan tim yang berkandang di Stadion Maguwoharjo bukan opsi terbaik. Para pemain tidak hanya sulit untuk fokus karena mepetnya waktu penggunaan namun juga wajib berhati-hati agar tak merusak rumput. Sejauh ini hanya lapangan di YIS yang memenuhi kriteria manajemen baik dari rumput maupun suasana. Pelatih PSS, Dejan Antonic sendiri menginginkan YIS bisa steril dari pihak yang tidak berkepentingan. Keinginan Dejan ini sesuai dengan rancangan manajemen yang akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama berlatih di YIS.

Koordinasi dengan dokter tim mulai dibangun agar protokol itu tidak dilanggar pemain, pelatih, dan ofisial tim. Manajemen sendiri tak mau ada yang mengganggu konsentrasi latihan pemain di tengah kompetisi yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19. “Intinya kami akan terapkan protokol kesehatan yang tepat di sana (YIS) nanti. Lapangan juga harus steril, tidak gampang keluar masuk. Soal rancangan bagaimana liputan teman-teman media juga kami siapkan. Ini semua demi kesehatan bersama,” sambung Hempri.

Laskar Sembada sendiri ingin benar-benar fokus dalam mempersiapkan diri sebelum kick off Oktober mendatang. Meski persaingan liga tak akan seketat biasanya karena tak ada tim yang terdegradasi, manajemen punya target besar agar Irfan Bachdim dan kawan-kawan bisa memperbaiki posisi dari musim lalu. Tugas berat bagi Dejan karena ia baru mengenal karakter pemain selama satu bulan sebelum liga disetop karena pandemi. Di sisi lain tim pelatih punya PR untuk mengembalikan kondisi fisik dan mental pemain saat latihan bersama. “Soalnya mereka lama tidak berkumpul. Kami akan lihat apa saja yang kurang dari mereka saat kembali latihan,” beber Dejan.

Sebagian besar pemain PSS masih berada di kediaman masing-masing sejak kompetisi ditangguhkan. Namun tidak sedikit pula pemain yang masih berada di Sleman seperti trio legiun asing, Yevhen Bokhasvili, Zah Rahan, dan Guilherme Batata. Derry Rachman juga sudah kembali ke Sleman. Mereka kemungkinan akan latihan bersama mulai awal September mendatang. “Dalam rencana kami, semua pemain sudah berkumpul lagi di Sleman pada akhir Agustus ini. Setelah lengkap semua, berlanjut ke tahap latihan bersama tim pelatih,” beber Direktur Utama (Dirut) PT PSS Marco Paulo Garcia, Selasa (11/8). (Des)

Read previous post:
BI Yogya Gelar Lomba Manfatkan Sampah Rumah Tangga

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Peringatan HUT RI harus menjadi ajang refleksi. Berkah kemerdekaan menjadikan bangsa Indonesia merdeka dalam mengekspresikan budi,

Close