Mahasiswa Luar DIY Mulai Berdatangan, Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test

YOGYA (MERAPI)- Mahasiswa luar DIY mulai kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan studi. Hal itu ditandai dengan kembalinya para mahasiswa menempati pondokan atau kos-kosan di wilayah Kota Yogyakarta. Para mahasiswa luar DIY itu wajib memenuhi syarat protokol kesehatan untuk datang kembali ke Yogyakarta guna mencegah persebaran Covid-19.
Di wilayah Kelurahan Tahunan RW 7 Umbulharjo misalnya sudah mulai kedatangan mahasiswa yang kembali menempati pondokan di wilayah itu. Menurut Koordinator Lapangan Posko Pemantauan Covid-19 di RW 7 Tahunan Pambudi Bayu Santosa, dalam sehari rata-rata ada 1 sampai 2 mahasiswa luar DIY yang kembali ke kos-kosan.

“Ada yang dari Samarinda, Pati dan Sidoarjo. Sebagian sudah membawa hasil rapid test dan sebagian cuma bawa surat sehat. Tapi yang bawa surat sehat kami minta untuk rapid test di Yogya,” kata Pambudi, Jumat (7/8).
Pihaknya mengakui ada kekhawatiran dengan kembalinya para mahasiswa dari luar DIY ke pondokan di Yogya dalam masa pandemi Covid-19. Oleh sebab itu masyarakat menekankan kewaspadaan dengan mengikuti protoko kesehatan dan mewajibkan mahasiswa luar DIY memenuhi syarat-syarat protokol saat kembali atau datang ke Yogya.
“Kami terapkan aturan jika ada mahasiswa dari luar DIY datang atau kembali untuk melapor ke posko untuk pendataan dari daerah mana dan isi formulir kedatangan serta kelengkapan lainnya,” paparnya.

Meski demikian untuk kontrol isolasi mandiri terhadap mahasiswa luar DIY yang kembali atau datang ke Yogya saat ini dinilai susah. Dia menyatakan para mahasiswa kembali ke Yogyakarta bertujuan menyelesaikan kuliah, sehingga biasanya langsung ke kampus masing-masing. Dia menyebut di RW 7 Tahunan ada sekitar 50 lebih pondokan kos-kosan yang dihuni mahasiswa dari luar DIY dari kampus UAD, UST dan UGM.
“Kami dari posko hanya mengimbau saja agar isolasi mandiri. Agak susah karena biasanya mereka langsung kuliah ke kampus,” ujar Pambudi.
Pemkot Yogyakarta sudah membuat buku petunjuk protokol kedatangan mahasiswa dari luar DIY pada masa pandemi Covid-19. Mahasiswa dari luar DIY harus membawa hasil non reaktif rapid test, mengisi aplikasi kedatangan melalui laman kuliahlagi.jogjakota.go.id untuk mendapatkan QR Code, mengisi profil data mahasiswa dan skrining mandiri. Selain itu lapor ke pemilik kos, atau RT setempat dan perguruan tinggi dengan menunjukkan bukti dan QR Code untuk diverifikasi. Termasuk isolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangan.(Tri)

Read previous post:
Namanya Dicatut Penipu, Wabup Kulonprogo: Orang Iseng

Close