Dirikan Sekolah Golf, PGI Bidik Anak-Anak Kulonprogo

Audiensi PGI Kulonprogo bersama KONI dan Bupati. (HARIAN MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (HARIAN MERAPI) – Masyarakat Kulonprogo mulai dikenalkan dengan olahraga golf. Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kulonprogo bahkan berencana mendidik anak-anak Kulonprogo agar belajar golf serta berniat menggelar berbagai event terkait di wilayah ini.

Ketua PGI Kulonprogo, Hawari N Tandjaya menyampaikan, pihaknya berencana mendirikan sekolah golf dengan nama Jogjakarta Golf Academy. Melalui sekolah ini, PGI akan memberikan pendidikan dini mengenai olahraga golf kepada anak-anak di Kulonprogo.

“Ini menjadi cara kami dalam mengenalkan dan menyosialisasikan olahraga golf. Dengan golf goes to school, akan diberikan pendidikan, pembinaan dan bantuan bagi calon atlet golf junior di Kulonprogo,” kata Hawari dalam audiensi bersama Bupati Kulonprogo, Sutedjo, di Kompleks Pemkab, Rabu (5/8).

Ia menambahkan, Jogjakarta Golf Academy akan menyasar anak-anak sekolah tingkat SD, SMP dan SMA di Kulonprogo demi mencari bakat calon atlet. Pencarian pesertanya, akan dibantu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo.

Hawari kemudian menguraikan, PGI Kulonprogo baru terbentuk pada 14 Juli lalu sehingga perlu dikenalkan kepada pihak terkait termasuk Pemkab Kulonprogo. PGI merupakan klub golf pertama di Kulonprogo. Klub ini memiliki program jangka pendek yakni melaksanakan event ‘Jogjakarta Interclub Tournament’ yang akan digelar pada 19-20 Agustus mendatang, diikuti seluruh klub golf di Indonesia dengan jumlah peserta 130 golfer.

“Kami juga ingin bergabung dengan KONI Kulonprogo agar nantinya bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam berbagai event di Kulonprogo ataupun DIY,” ungkapnya.

Upaya PGI memperkenalkan golf kepada masyarakat disambut baik Bupati Kulonprogo, Sutedjo. Ia menilai, PGI memiliki komitmen yang baik untuk memperkenalkan golf kepada masyarakat agar dinilai sebagai olahraga yang merakyat.

“Publik masih menganggap golf olahraga yang elit, sehingga visi PGI Kulonprogo untuk mengubah anggapan tersebut sangat baik. Saya meyakini, ke depan peminat golf di Kulonprogo akan semakin banyak,” katanya.

Bupati juga menyambut baik niat PGI yang akan memeriahkan hari jadi Kabupaten Kulonprogo 15 Oktober mendatang dengan menyelenggarakan Bupati Kulonprogo Cup 1 yang diikuti sekitar 150 golfer se-DIY dan Jawa Tengah. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Lapangan Merapi Golf Sleman, mengingat di Kulonprogo belum terdapat lapangan golf. Sutedjo kemudian menyoroti lahan untuk pembangunan lapangan golf di Kulonprogo yang berada di barat Bandara YIA. Orang nomor satu di Kulonprogo ini mengusulkan agar pembangunan lapangan golf menggunakan wilayah di perbukitan Menoreh atau seputar Kapanewon Kokap yang memiliki pemandangan menarik karena berbatasan langsung dengan pariwisata di Kulonprogo seperti Waduk Sermo, Kalibiru dan Pule Payung.

Sementara itu, Ketua KONI Kulonprogo, Bambang Gunoto mengatakan, untuk bergabung dengan KONI, PGI harus memenuhi sejumlah persyaratan yakni memiliki akta pendirian, NPWP, alamat sekretariat yang jelas, serta memiliki anggota paling sedikit dua klub. Setelah persyaratan terpenuhi, PGI dapat mengajukan permohonan untuk ditindaklanjuti anggota KONI melalui rapat.

“Pada prinsipnya kami mendukung langkah PGI dalam mendorong dan mengembangkan prestasi olahraga ini di Kulonprogo. Mudah-mudahan ke depan bisa memberikan hasil terbaik untuk prestasi olahraga di Kulonprogo,” kata Bambang. (Unt)

Read previous post:
Potensi Wisata Air di Sungai Gajah Wong Digabung

Close