PENUNDAAN PORDA DIY XVI – KONI Yogya Anggap Lebih Ideal

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Kemungkinan penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII-DIY yang seharusnya dijadwalkan tahun 2023 menjadi tahun 2024 dianggap KONI Kota Yogya lebih ideal. Hal tersebut disesuaikan dengan jarak antaran even sebelumnya yang digelar pada tahun 2022 karena dampak pandemi Covid-19.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) KONI Yogya, Iriantoko Cahyo Dumadi, penundaan Porda DIY XVII ke tahun 2024 menjadi hal yang ideal daripada tetap dilaksanakan pada tahun 2023. “Porda besok ini kan rencananya digelar tahun 2021 tapi diundur tahun 2022 karena terdampak corona. Jadi kalau yang Porda XVII memang idealnya digelar tahun 2024 atau dua tahun selanjutnya, sesuai dengan periodesasinya, daripada digelar tahun 2023,” ungkapnya di Yogya, Rabu (5/8).

Disebutkan Iriantoko, pelaksanaan Porda DIY memang digelar satu tahun sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) dan satu tahun setelah PON. Jika PON XX digelar tahun 2021 maka Porda digelar tahun 2022. Kemudian jika PON XXI digelar tahun 2025, maka Porda akan digelar tahun 2024 dan selanjutnya tahun 2026.

Selain itu, masalah keabsahan atlet, terutama terkait perpindahan atlet, perlu menjadi perhatian jika mengikuti regulasi Porda DIY yakni satu tahun sebelum pelaksanaan. “Kalau tahun 2022 digelar Porda kemudian tahun 2023 kembali digelar Porda, jelas tak bisa menambah atlet baru. Belum lagi soal keuangan daerah, jika dua tahun berturut-turut menggelar Porda, jelas akan repot ini,” jelasnya.

Meski demikian, Iriantoko mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian terkait penundaan Porda maupun PON. “Kan belum ada keputusan resmi apakah PON XXI di Aceh dan Sumut mundur ke tahun 2025, baru sebatas usulan. Dari KONI DIY juga belum ada pemberitahuan resmi terkait kemungkinan mundurnya Porda karena biasanya dirapatkan terlebih dahulu,” katanya. (Oro)

Read previous post:
Bima Perkasa Tak Perpanjang Kontrak Eboss

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Manajemen Bank BPD DIY Bima Perkasa memutuskan tidak memperpanjang kontrak pelatih kepala Raoul Miguel “Eboss” Hadinoto.

Close